Siti Raudah S.Pd : Menumbuhkan Minat Baca Peserta Didik Dengan Membaca Bersama

CB, Tanah Bumbu – Kita sering melihat sekarang anak – anak lebih asyik bermain dengan gadget mereka daripada bermain bersama teman,apalagi bermain dengan buku baik itu hanya sekedar corat coret maupun sebatas melihat gambar yang menarik. Dengan fenomena seperti ini,kita melihat ada segi positif dan segi negative dari perubahan tingkah laku anak – anak yang terjadi saat ini. Segi positif yang jelas terlihat yakni mereka mengikuti perkembangan zaman, dimana gadget yang mereka mainkan sangat membantu mereka dalam hal mencari informasi yang cepat dan segera sesuai dengan yang mereka inginkan. Sedangkan dari sisi negative yang terlihat sekarang adalah mereka lebih suka menyendiri, asyik sendiri, bermain sendiri,apapun yang mereka lakukan sepertinya bisa sendiri,tanpa perlu bantuan orang lain.

Dari keadaan ini saya ingin mencoba beberapa hal,bagaimana caranya menumbuhkan minat baca kepada peserta didik sekarang. Dimana mereka senang dengan buku,suka melihat buku maupun memilih buku yang mereka inginkan. Setelah saya perhatikan,ternyata menumbuhkan minat baca kepada peserta didik tidak semudah membalikan telapak tangan.

Saya mencoba mengumpulkan beberapa buku cerita terutama buku bergambar dengan maksud menarik minat mereka untuk membacanya. Ternyata mereka antusias dengan hal tersebut namun pada saat membacanya ternyata mereka hanya membolak – balik halaman buku saja,sekedar melihat gambar dari buku tersebut.Hal ini terlihat saat saya menanyakan apa isi dari buku cerita yang mereka baca. Mereka terlihat bingung saat mendengar pertanyaan saya. Ada beberapa anak yang bisa menjelaskan cerita yang di bacanya tetapi ada juga anak yang hanya diam saja. Saat saya tanya,kenapa kamu tidak bisa menceritakan kembali isi buku yang telah kamu baca? Ternyata mereka belum lancar membaca jadi cara bacanya masih meng eja sehingga sulit untuk merangkai kata menjadi kalimat hal inilah yang membuat mereka kebingungan dalam hal menjelaskan isi cerita yang sudah mereka baca.

Kegiatan berikutnya yang dilakukan yakni membaca buku bersama sebelum pembelajaran dimulai. Mereka diberi keleluasaan dalam memilih buku seuai dengan keiginan mereka untuk dibaca. Saya berharap mereka akan lebih semangat dalam kegiatan membaca bersama. Mereka akan termotivasi untuk lebih giat membaca buku. Farida Rahim (2005:28) mengemukakan bahwa minat baca ialah  keinginan yang kuat disertai dengan usaha – usaha seseorang untuk membaca. Orang yang mempunyai minat baca yang kuat akan diwujudkan dalam kesediaanya untuk mendapatkan bahan bacaan kemudian  membacanya atas kesadaranya sendiri atau dorongan dari luar. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,minat diartikan sebagai kecendrungan hati yang tinggi terhadap sesuatu. Jadi pengertian minat baca adalah munculnya perasaan senang atau ketertarikan kuat yang mendorong individu untuk melakukan kegiatan membaca sehingga ia melakukan atas kemauanya sendiri.

Dari beberapa pengertian di atas,ada beberapa factor yang mempengaruhi minat baca seseorang diantaranya lingkungan. Lingkungan merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang, di mana kepribadian dan pola pikir seeorang akan terbentuk dari lingkungnya. Perkembangan teknologi. Pada zaman sekarang ini dengan penggunaan alat digital berpengaruh pesat dalam menumbuhkan minat baca. Copy paste, pada hal ini kita lebih mudah dalam menyalin materi yang akan kita sampaikan dari beberapa sumber terkait. Sarana kurang memadai, dalam hal ini yang pasti kita sediakan untuk kegiatan membaca adalah buku. Alangkah baiknya buku yang kita sediakan adalah buku – buku cerita bergambar yang dapat menarik peserta didik untuk membacanya dan juga buku yang bervariasi artinya buku selalu berganti setelah selesai dibaca.

Kurangnya motivasi, ini merupakan hal yang ada dalam diri masing – masing peserta didik. Sebuah motivasi atau keinginan untuk membaca, merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan saat ini,karena kita berada diposisi dimana kemajuan teknologi merupakan hal utama yang menarik minat peserta didik. Salah satunya dengan penggunaan handphone saat ini.

Kita sering mendengar kata mutiara yang berbunyi “Buku adalah jendela Dunia”apa sih makna kalimat tersebut? membaca buku akan membuka dan memperluas wawasan seseorang  karena buku merupakan sumber informasi untuk mengetahui berbagai kejadian dan hal seperti ekonomi, social, politik, budaya, dan aspek kehidupan lainya diberbagai belahan dunia. Dengan banyak membaca buku maka ilmu pengetahuan yang kita miliki pun akan semakin bertambah. Tak heran jika membaca kerap disebut selayaknya upaya membuka jendela dunia.

Dari kalimat tersebut saya berusaha untuk membuat peserta didik saya suka membaca buku,walaupun gadget yang mereka miiki sebenarnya lebih dari buku. Dengan membaca mereka akan lebih meningkatkan prestasi mereka dalam hal literasi,baik menceritakan kembali isi cerita, membuat puisi, menciptakan pantun bahkan mereka bisa membuat cerita pendek sendiri.

Memang saya akui membaca buku saat ini sangat kurang diminati,bahkan bagi mereka tanpa membaca pun bisa menyelesaikan materi yang diberikan. Padahal membaca buku tidak hanya pada mata pelajaran Bahasa saja,tetapi juga pada pelajaran non Bahasa.

Pada intinya dengan kemajuan zaman ini saya berharap dengan anak – anak terutama peserta didik saya untuk rajin membaca. Erat kaitanya dengan kemajuan zaman sekarang ini,yang mana kita ketahui bersama bahwa gadget sekarang banyak sekali berita – berita yang tidak sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Maka dengan membaca inilah saya ingin peserta didik saya terutama anak – anak sekarang mampu berpikir kritis dalam memecahkan masalah. Salah satunya mampu membedakan berita bohong (hoax) dengan fakta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *