CB, TULUNGAGUNG – Peran Fatayat Nahdatul Ulama (NU) dalam hal keagamaan maupun kegiatan sosial semakin eksis dan kompak serta mampu mewarnai kehidupan yang harmonis. Terbukti, dalam Harlah 3S Shodaqoh Sabendino Saikhalse (3S) yang ke- Fatayat NU dusun Baran Ranting Panjerejo Kecamatan Rejotangan, Tulungagung ini telah menggelar pengajian Akbar bareng Mubaligh kondang asal Blitar, Agus Muhammad Iqdam Kholid, Jumat (14/10).
Tak tanggung-tanggung, dari hasi pantauan Cahaya Baru, puluhan ribu jamaah yang hadir dari berbagai pelosok yang datang dari pagi mencari antrian tempat. Alhasil, puluhan ribu jamaah itupun terhipnotis dengan gaya tauziah Gus Iqdam yang penuh makna serta humanis itu.
Setelah mereka para jamaah mendapatkan tempat, iapun langsung memasang tikar yang dibawa dari rumah maupun baru beli. Tak pelak, mulai pagi pemandangan tikar disepanjang depan panggung terlihat menjadi pemandangan tersendiri.
Dan, Gus Iqdam yang usianya kini baru 29 tahun ini, selain dari kaum muslim ia kini juga lagii digandrungi berbagai lintas agama. Dan inipun sangat lumrah, mengingat cara pengajian Gus “Wonge Teko” Iqdam ini memang terbilang unik.. Namun demikian, pengajiannya sangat mudah di pahami dan ditambah sering menggunakan bahasa – bahasa yang khas, yang membuat muhibbin semakin senang ketika mengikuti pengajiannya.
Melalui momentum peringatan harlah ini, Ketua Fatayat NU Baran Ranting Panjerejo Khoirun Nisak atau yangakrab di panggil Bu Anis mengatakan, bahwa selama ini Fatayat NU dusun Baran mempunyai program, 3S (Shodakoh Sabendino Saikhlase). Dan, menurutnya, program tersebut telah berjalan selama tiga tahun.
Ia juga menyampaikan, untuk sasaran atau anggota 3S terdiri dari beberapa donatur dari masyarakat yang tergugah hatinya untuk menjadi donatur.
tetap kami, yaitu untuk anak yatim dan duafa di desa kami, dan pengambilan 3S ini, kami laksanakan tiap bulan setiap tanggal lima dan tanggal enam kami langsung mentasaruf’kan ke duafa dan anak yatim, di sini yang kami ambil sebanyak 135 kaleng tiap bulannya dan untuk pentasaruf’an dua tahun yang lalu, kami bagikan ke pada 10 duafa dan 17 anak yatim, kemudian di tahun ketiga ini kami merubah pentasaruf’an menjadi tiap bulan kami tasuruf’kan untuk 10 dan per dua bulan sekali kami tasaruf’ kan untuk anak yatim sejumlah 35 anak,” kata Ketua Fatayat NU Ranting Panjerejo ini kepada Cahaya Baru.
Kegiatan Harlah ini, lanjutnya, digelar saban satu tahun sekali dengan mengadakan pengajian bareng.
“Untuk Harlah yang ke tiga ini memang termasuk Spesial dan kami sengaja menghadirkan Mubaligh yang lagi buming di sosmed maupun dikalangan masyarakat, yaitu Agus Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab di panggil Gus Iqdam. Semoga ini pengajian ini bisa menjadi wawasan dan ilmu bagi anggota Fatayat maupun masyarakat,” ungkapnya.
Masih menurut Anis, tentunya harlah 3S ini berjalan dengan lancar serta sesuai rencana. Yang menjadikan ia merasa bangga, jamaah yang hadir itupun diluar prediksi, alias kisaran tujuh puluh ribu jamaah.
“Kami ucapkan beribu terimakasih pada seluruh anggota donatur 3S, Sponsor, Ketua Panitia dan Masyarakat setempat yang sudah ikut membantu dan menyukseskan acara ini. Semoga pula ini menjadi amal hasanah,” kata Anis seraya mengatakan di bulan depan pihaknya bakal mengadakan Bimbel gratis bagi anak yatim dari kelas 1 hingga kelas 6 SD dan yang akan dibimbing oleh guru-guru yang memiliki dedikasi tinggi dan profesional.
Sementara itu, Ketua Panitia Harlah 3S, yakni pria yang akrab disapa Kang Tris menyampaikan, kegiatan Harlah 3S Fatayat Nau Baran Ranting Panjerejo berjalan lancar dan antusias masyarakat sekitar sangat luar biasa.
“Alhamdulilah acara berjalan lancar dan tidak lupa kami ucapkan ribuan terima kasih kepada donatur, sponsor dan seluruh elemen masyarakat yang telah ikut serta mensukseskan acara ini,” kata Kang Tris pada Cahaya Baru.(rul)
