Adi Toegarisman Beri Bantuan Pada Warga Kurang Mampu, Disabilitas dan Lansia Hidup Sebatang Kara

CB, TULUNGAGUNG – Diera saat ini, untuk bisa menjadi seorang pemimpin sepertinya tidak terlalu sulit, apalagi jika calon pemimpin itu telah memiliki nama di masyarakat, harta dan kekuasaan. Namun demikian, untuk mendapatkan pemimpin yang sesuai keinginan hati masyarakat yang amanah, jujur, adil dan berpihak pada kepentingan masyarakat sangatlah sulit.

Karena, semua orang pasti bisa dengan mudah mengatakan bahwa mereka pantas menjadi pemimpin yang baik ataupun amanah, akan tetapi apa dan bagaimana pula menentukan kriteria seorang pemimpin yang benar-benar berpihak pada masyarakat dan amanat.

Sehingga, inilah yang perlu dipikirkan oleh masyarakah, apa dan bagaimana yang di inginkan. Sebab pemimpin itu sangat ditentukan oleh kondisi dan tempat dimana dia berada (pengenalan diri, red).

Untuk bisa mewujudkan semua itu, yakni Adi Toegarisman, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil VI Jawa Timur dengan Nomor Urut 2 ini terus melakukan silaturahmi pada 5 hingga 7 warga masyarakat dalam setiap harinya.

Dan, kegiatan silaturahmi ini difokuskan kepada masyarakat, khususnya warga masyarakat kurang mampu, masyarakat yang sedang sakit, disabilitas dan lansia yang hidup sebatang kara.

Tak hanya itu saja, Caleg DPR RI dari Partai Demokrat ini juga memberikan santunan kepada masyarakat yang didatanginya.

“Sesuai arahan ketua majelis tinggi partai, Pak SBY, seluruh kader Demokrat diminta untuk menyapa masyarakat di lingkungan. Dan ini sudah saya lakukan dalam beberapa hari terakhir,” kata Adi Toegarisman kepada cahayabaru.id, Selasa (19/12).

Khususnya wilayah Kabupaten Tulungagung, lanjut Adi Toegarisman, dalam sepekan terakhir ini ia telah mengunjungi dibeberapa warga yang ada di desa-desa, yakni wilayah Kecamatan Tanggunggunung, Kalidawir, serta Kecamatan Pucanglaban.

Dalam kegiatannya ini, bakal diprioritaskan bagi warga masyarakat yang kurang beruntung, sedang menderita sakit, penyandang disabilitas, dan lansia yang hidup sebatang kara untuk diberikan santunan.

“Ya, saya berupaya untuk bersilaturahmi pada 5 hingga 7 warga di masing-masing desa,” kata Adi Toegarisman seraya mengatakan 5 hingga 7 itu ia lakukan dalam waktu satu hari.

Masih kata Adi Toegarisman, saat ini kegiatan prioritasnya adalah mengunjungi warga kurang mampu. Bahkan kegiatan itu merupakan kegiatan wajib yang harus dia lakukan setiap hari.

“Intinya, saya mencari informasi masyarakat di desa-desa, selanjutnya kita himpun datanya dan kita akan datangi seluruhnya,” ungkap Adi Toegarisman.

Tak hanya bersilaturahmi dan memberikan santunan, tanbah Adi Toegarisman, ia juga memberikan motivasi baik kepada keluarga maupun pada masyarakat yang kurang beruntung yang ia datangi.

“Kita tetap mendoakan dan kita berikan semangat dan semoga bisa memberikan yang terbaik buat masyarakat,” kata Adi Toegarisman seraya mengatakan sesuai amanat dari SBY (Presiden RI ke-6, red) tak diperbolehkan janji terlalu muluk-muluk.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *