CB, TULUNGAGUNG – Kisaran dua bulan lagi, Pilihan Presiden (Pilpres) dan Pilihan Legislatif (Pileg) bakal digelar. Upaya mensukseskan pesta rakyat ini, beberapa organisasi dan lembaga kemasyarakatan terus menampakkan diri di tengah-tengah masyarakat.
Jaringan Masyarakat Pemantau Pemilu Independen Indonesia (JAMPPII) RI ini misalnya, secara resmi telah melantik puluhan pengurusnya di Gedung Prajamukti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Rabu (2//12).
Dan, apa yang dilakukan JAMPII adalah upaya untuk mempersiapkan peran pemantauan advokasi Pemilu dan Pileg pada 2024, akan datang. Sedangkan pelantikan JAMPII ini dihadiri para tokoh-tokoh masyarakat, Camat, Kapolsek, Danamil, PPK Panwascam serta perwakilan Forkompimda, dan yang menandai langkah awal dalam memastikan jalannya proses demokrasi yang bersih dan transparan.
Disela-sela acara pelantikan, Muntholib, Koordinator Kabupaten Tulungagung menyampaikan, bahwa 25 orang dari 6 pengurus kabupaten dan 19 koordinatir kecamatan adalah orang orang pilihan sebagai pengurus
“Ada ratusan relawan JAMPPII yang tersebar di desa-desa,’ kata Muntholib saat dikonfirmasi cahayabaru.id, Rabu (20/12).
Sementara itu, Ketua Umum RI JAMPPII Tulungagung Dr. GKP. Raden Moh Ali Sodik menyampaikan, komitmen kuat organisasinya ini untuk menjadi penjaga keadilan dan integritas selama proses pemilihan. Apalagi, menurutnya, saat ini peran masyarakat independent bersatu untuk menolak kecurangan atau yang lainnya.
“Kami berdiri di sini bukan sebagai pihak yang bersifat partisan, melainkan sebagai pendamping, advokaai dan kami wakil masyarakat yang peduli terhadap integritas demokrasi kita,” kata Raden Ali saat dikonfirmasi cahayabaru.id, Selasa (20/12).
Dengan begitu, lanjutnya, pihaknya siap bekerjasama dengan berbagai pihak. “Demi pemilu yang adil dan berkualitas, kami siap bekerja sama dengan semua pihak,” ungkap Raden Ali dengan mimik serius.
Pengurus JAMPPII yang baru dilantik, tambah Raden Ali, terdiri dari individu-individu yang memiliki latar belakang dan pengalaman dalam pemantauan pemilu dan berbagai keahlian yang dimiliki. Iapun berharap, mereka dapat secara efektif mengawasi seluruh tahapan pemilu, yakni mulai dari pendaftaran calon hingga penghitungan suara.
Selain itu, imbuhnya, JAMPPII juga bergerak cepat melalui tim koordinator untuk membentuk kepengurusan di 19 Kecamatan Kabupaten Tulungagung. “Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan integritas JAMPPII dalam mengawal pesta demokrasi 2024 mulai tingkat kecamatan sampai kabupaten,” terangnya.
Masih kata Raden Ali, dalam menghadapi Pemilu dan Pileg 2024, JAMPPII bakal fokus pada pendekatan terbuka dan transparan serta mengundang partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan. Dan, ia juga merencanakan penyelenggaraan berbagai pelatihan dan workshop untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses pemilihan dan hak-hak pemilih.
“Melalui langkah-langkah tersebut, JAMPPII berharap dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia. Keberhasilan mereka dalam memastikan pemilu yang bersih dan adil akan menjadi kontribusi berharga bagi kemajuan bangsa dan negara,” jelasnya.(Hsu)
