CB, Sidoarjo – Suasana tidak seperti biasanya terlihat di SMPN 3 Waru Selasa,(19/12/2023). Mulai pagi, hingga siang hari segenap guru dibuat terpukau melihat penampilan luar biasa karya seni budaya siswa siswi SMPN 3 Waru.

Acara dikemas Wonder Full Spengaru SMPN 3 Waru mengambil tema Karya Sakjeruning Topo tersebut juga dihadri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Tirto Adi, Kepala Bidang Mutu Pendidikan Nety Listianingsih, Forkompimcam Waru serta beberapa undangan lainnya.
Kepala.Sekolah SMPN 3 Waru Mas Husein menjelaskan, kegiatan wonder Full spengaru SMPN 3 Waru dengan tema Karya Sakjeruning Topo, yang merupakan karya anak-anak, dan tadi menampilkan banyak kegiatan. Diantaranya, tari remo, tari nusantara, ludruk syarip tambak oso, tarian tradisional.
” Dan hari ini juga peluncuran 4 (empat) judul buku karya siswa yang pertama yaitu, novel karya Nayla Acha 91, karya pentigraf dan puisi, essay sang pelita dalam belajarku dan cerita komik, ” katanya
Kemudian Mas Husein menambahkan, selain itu juga ada pameran tersedia 4 galeri yang dibuat oleh anak-anak yang pertama adalah galeri saint, galeri kerajinan tangan, galeri P5 (Projec Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang menampilkan pesta demokrasi dan kearifan lokal,serta literasi dan seni budaya dan kegiatan ini merupakan kegiatan akhir tahun dari anak-anak yang melibatkan semua karya seni budaya anak-anak.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan penghargaan kepada anak-anak atas prestasi seni budaya yang telah ditampilkan. Luar biasa tadi tari nusantara yang ditampilkan anak-anak bapak kepala dinas sangat mengapresiasi luar biasa sangat antusias begitu juga penampilan ludruk syarip tambak.oso.” ujar Mas Husein.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo Dr. Tirto Adi mengapresiasi penampilan seni budaya anak-anak SMPN 3. Termasuk kepada anak-anak yang berhasil membuat buku. ” Membuat buku itu tidak mudah, dibutuhkan penalaran, analisis dan riset. Mudah-mudahan nanti anak-anak ada yang bisa menjadi kepala dinas pendidikan provinsi bahkan menjadi Menteri Pendidikan.” ucap Tirto Adi dalam sambutannya.(ncs)
