Ironis, Kades Ngrance Akui Tak Izinkan Warganya Yang Berencana Gelar Senam Bareng

CB, TULUNGAGUNG – Polemik warga masyarakat dan Kepala Desa (Kades) Ngrance Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, temui titik terang. Pasalnya, perihal izin senam bareng emak-emak yang bakal digelar oleh Patra Sayogi (warga Desa Ngrance, red) ini ditolak mentah-mentah alias tak diberikan izin kades memang benar adanya.

Ditemui media cahayabaru.id dikediamannya, H. Mujiono, Kades Ngrance ini mengakui, bahwa Patra Sayogi ini pernah datang menemuinya untuk meminta izin menyelenggarakan senam bareng emak-emak di lapangan milik Pemdes Ngrance (tepatnya di depan rumah Kades Ngrance, red). Saat itu, ia secara terang-terangan tidak menginzinkan acara senam bareng tersebut.

Selang beberapa hari, menurut Kades Ngrance, istri Patra Sayogi dan instruktur senam itu menemuinya di balai desa. Saat itu pula, kades pun menanyakan maksud kedatangan istri dan instruktur senam, dan mereka berdua pun langsung menjawab kalau niat tujuannya ingin mengurus izin senam bareng.

Akan tetapi, kades ini tetap berpendirian teguh alias tak mengizinkan rencana acara senam bareng emak-emak yang bakal di gelar Patra Sayogi. Ironis memang.

“Saya cuma tanya, lo bu, anda dari mana dan ia bilangnya dari Karangwaru, dan saat itu saya juga tidak tanya namanya,” jelas Kades Ngrance.

Kades Ngrance ini juga mengakui, bahwa sebelum istri Patra Sayogi dan instruktur senam ini datang di balai desa, yakni Patra Sayogi juga sudah pernah datang pada dirinya. Saat itu kades juga menjelaskan pada mereka berdua, kalau izin acara senam bareng emak-emak itu memang tak diizini.

“O yang disampaikan pak Yogi kemarin to, sebenarnya saya sudah bilang ke pak Yogi dan kenapa harus disini, kenapa kok tidak di lapangan Pakel saja. Tapi ia tetap berkeinginan di sini. Saat mereka tanya saya tidak mengizinkan, dan saya jawab ia dan saya juga meminta maaf,” terangnya.

Saat disinggung soal pengakuan Yogi, bahwa dirinya ‘pernah bilang’ kalau pihak Polsek juga tak mengizinkan senam bareng yang rencananya diadakan di lapangan milik Pemdes Ngrance itu, Kades Mujiono inipun langsung menepisnya. Bahkan, menurutnya, ia tidak pernah bilang apa-apa seperti apa yang dimaksud Patra Sayogi itu.

“Oh tidak benar. Tidak ada statement kata-kata seperti itu. Memang ada, anggota Polsek menanyakan ke saya soal izin itu, dan saat itu saya sampaikan belum bisa memberi keputusan. Jadi jangan dipelintir,” kata Kades Ngrance.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *