CB, TULUNGAGUNG – Kurang dari satu bulan, Bangsa Indonesia bakal melaksanakan pesta demokrasi. Dipastikan, pada 14 Februari 2024 akan dilaksanakan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg). Tentu, berbagai parta pengusung pun berupaya sekuat tenaga untuk bisa memenangkan capresnya.
Untuk bisa mewujudkan semua itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tulungagung menggelar konsolidasi pemenangan Pemilu 2024 bersama Ketua Majelis Syuro PKS Habib DR, Salim Segaf Al Jufri LC, MA di Hall Lojik-ka hotel, Jumat (19/01).
Terlihat hadir dalam acara konsolidasi pemenangan, yakni Ketua Majelis Syuro PKS Habib DR, Salim Segaf Al Jufri LC, MA beserta Pengurus DPP PKS, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Jawa Timur H. Irwan Setiawan beserta Pengurus Wilayah Jatim, Ketua DPD PKS Tulungagung, H. Reno Mardi Putro S.Pd., Pengurus dan Caleg DPRD Kabupaten/Blitar, Pengurus dan Caleg PKS Tulungagung serta ratusan undangan.
Sedangkan konsolidasi ini bertujuan untuk merapatkan barisan dalam rangka memenangkan Caleg dari PKS dan Pasangan Presiden dan Wakil Presiden yang diusung PKS, yakni Anis Rashid Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskanda (AMIN, red)
“Kemenangan itu perlu perjuangan, dan perjuangan itu bisa melalui berbagai cara dan strategi. Meningkatkan suara PKS juga harus menggunakan strategi dalam mengambil hati rakyat,” kata Ketua Dewan Syuro PKS, Habib Salim Al Jufri saat sambutan dihadapan ratusan undangan itu.
Dalam meraih kemenangan, tambah Habib Salim, salah satu kunci yang harus dimiliki adalah optimis. Sehingga tidak timbul keragu raguan dalam mengambil keputusan. Optimis dan niat berjuang untuk beribadah serta bergerak bersama sama tanpa menunggu atau berharap orang mengucapkan terimakasih.
Disisi lain, menurut Habib Salim, kader juga perlu menjaga emosi, karena strategi pemenangan melibatkan komunikasi yang bagus dengan orang lain. PKS bukan hadir sekedar untuk menang, tapi juga berjuang untuk membangun karakter bangsa ini.
“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, Jawa Timur merupakan gudangnya tokoh tokoh politik di Indonesia. Menangnya Jawa Timur berarti juga kemenangan secara nasional,” katanya.
Senada dengan Ketua Dewan Syuro, Ketua DPW PKS Jawa Timur H. Irwan Setiawan dalam sambutannya mengungkapkan, acara ini mampu memberikan semangat baru bagi seluruh pengurus dan simpatisan PKS di Tulungagung dan sekitarnya. Sehingga, Capaian PKS berdasar survey saat ini yang mencapai sekitar 5 besar ditingkat nasional bisa terlampaui.
“Target PKS di Provinsi Jawa Timur adalah 15 kursi. Semoga pada 14 Februari nanti sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujanya.
Dalam kesempatan itu Ia meminta agar kader bisa pertahankan tren positif penilaian masyarakat terhadap PKS. Menurutnya, PKS dalam Pemilu 2024 ini mendapatkan momentum emas. Kesempatan yang luar biasa diantaranya betapa penerimaan masyarakat kepada PKS lebih mudah bila dibandingkan dari beberapa Pemilu sebelumnya.
Dalam konsolidasi pemenangan ini juga memberikan ruang pertanyaan terbuka kepada peserta. Salah satu penanya menanyakan tentang tuduhan wahabi terhadap PKS yang sempat viral di media sosial oleh seorang penceramah. Menjawab pertanyaan tersebut, Habib Salim Al Jufri yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial itu mengatakan, hal itu sebenarnya tidak bisa dibiarkan.
Namun saat ini memang terjadi saling tuduh, saling mengaku siapa yang paling pancasilais.
“Saya berharap tuduhan yang tidak berdasar itu perlu dibuktikan. Saat ini bukan waktu yang tepat untuk beretorika. Namun saatnya membuktikan siapa yang lebih mencintai Indonesia,” pungkasnya.(Hsu)
