Waduh!Proyek Makadam Di Manggarmas Tanpa Plang Nama,Kinerja TPK Desa Dipertanyakan

CB, GROBOGAN – Proyek Siluman berada di desa Manggarmas kecamatan Godong kabupaten Grobogan mendapatkan sorotan dari penggiat anti korupsi ,LSM dan Wartawan dan tokoh agama yang lainya. Pasalnya,Proyek bernilai puluhan juta rupiah di duga di korupsi dan adanya mufakat jahat antara TPK Desa Manggarmas dengan Kades Manggarmas.

Kecurangan – Kecurangan tersebut diantaranya tidak adanya papan nama proyek yang menceritakan nama proyek,sumber dana berasal dan volume pekerjaan,di duga ketinggian makadam tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dan batu pasang yang digunakan berkualitas jelek,tidak ada pemadatan dan antara batu satu dengan yang lain tidak saling mengunci.

Hal ini terlihat saat media Cahaya Baru melakukan penelusuran di lokasi terlihat terjadi kecurangan-kecurangan yang diamini oleh pendamping desa dan kecamatan Godong.

Berdasarkan warga Manggarmas yang tidak mau dikorankan kecewa dengan kinerja Kades Manggarmas,Ahmad Mufid.

Pasalnya setiap mengerjakan proyek tidak ada papan nama dan Info Grafis yang dipasang di kantor desa bersifat kecil dan tidak adanya transparansi kegiatan sehingga warga sulit untuk mengawasi.

“Coba anda lihat Info Grafis aja kecil.Kegiatan proyek yang tahu massa pendukung Murahnya saja.Sedangkan warga ini tidak berani bertanya sama Lurah dikira kepo.Terus yang diajak rapat juga orang suruhanya Lurah,Mas.Terus terang kita kecewa”kata dia.

Saat permasalahan ini dikonfirmasi melalui bendahara desa Manggarmas,Budianto pihaknya tidak tahu menahu pihaknya membantah bahwa semua biaya sudah diserahkan sama kades semua.

Sedangkan TPK Desa menurut Bendahara Desa,Budianto pekerjaan tersebut menjadi tanggung jawab Mahfud sebagai TPK Desa Manggarmas.

“Terus terang saya tidak tahu mas.Masalah biaya semua sudah saya serahkan sama kepala desa semua dan katanya sudah di transfer ke rekanan”ungkapnya.

Namun,Saat masalah ini dikonfirmasikan dengan Mahfud pihaknya membantah tidak mengakui bahwa pekerjaan tersebut yang menangani kades semua pihaknya hanya sebatas pengawas saja di lapangan serta pihaknya mengeluh setiap pekerjaan pihaknya harus memikul kerugian proyek tersebut dan tidak ada yang mengganti.

“Proyek ini semua yang mengerjakan kades semua mas.Saya hanya ditugaskan untuk pengawas saja.Saya juga tidak mau mas ,setiap proyek kalau rugi saya yang ikut bertanggung jawab nambeli.Saya tidak mau kalau kayak begini”kata dia.

Saat masalah ini dikonfirmasikan melalui lewat WA kades Manggarmas tidak ada jawaban ketika dikonfirmasi di kediamannya pihaknya membantah kalau masalah tersebut sudah ditangani oleh TPK Desa yakni Mahfud.

Berdasarkan keterangan warga Manggarmas belum lama menjabat satu periode kades Manggarmas tiba-tiba sudah membangun rumah yang sangat mewah dan Mobil mewah yang berada di halaman rumah.

“Proyek itu sudah diserahkan sama Mahfud coba tanyakan sama Mahfud sana langsung”kata dia.

Pihak warga berharap para Aparat Penegak Hukum semakin serius menyelidiki masalah-maslah ini agar di kemudian hari tidak ada kades yang tersandung korupsi dan juga berani bersifat transparan kepada publik.

Sampai berita ini diterjunkan belum ada keterangan apapun dari kades Ahmad Mufid.Saat dihubungi lewat WA juga tidak ada jawaban sama sekali.Bersambung.(Y.Priyono)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *