CB, SAMPANG – Di bulan suci ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang gelar silaturrahmi dan Buka bersama Penjabat (PJ) Bupati Sampang Rudi Arifianto dengan insan pers Kabupaten Sampang yang bertempat di Pendopo Trunojoyo Sampang, pada Kamis sore (04/04/24).
Agenda tersebut dihadiri Pj Bupati Sampang Rudi Arifianto, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Sampang, dan para insan pers setempat dan undangan lainnya, juga dikemas dengan tema “Menjaga Sinergitas Pemerintah Kabupaten Sampang dengan Insan Pers”.
Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, dalam sambutannya menyampaikan, pers memiliki peran strategis untuk mendorong peningkatan pembangunan Kabupaten Sampang dan menjadi mitra penting bagi pemerintah untuk melaksanakan program ke depannya.
“Insan pers menjadi corong informasi kepada masyarakat untuk mengenalkan potensi daerah, dan mampu mengedukasi masyarakat agar melek informasi maupun data yang dibutuhkan masyarakat, sehingga tidak hanya bad news is good news. Tapi good news is very good news. Ini yang ke depan bisa kita dorong,” ucapya.
Pada kesempatan itu pihaknya juga mengatakan, Kabupaten Sampang banyak program-program yang akan laksanakan khususnya di bidang ekonomi kerakyatan. kami berharap peran serta yang kuat dari seluruh insan pers untuk mempublikasikan dan membranding program ‘ program tersebut.
“Bahwa Kabupaten Sampang memiliki banyak potensi yang perlu dibranding, seperti melimpahnya produksi garam yang apabila dikelola dapat menunjang kesejahteraan masyarakat. selain garam, kabupaten Sampang juga terkenal tanaman tembakaunya yang haru kita branding bersama” katanya
Selain itu, peran wartawan menjadi sangat penting dalam menangkal hoaks dan menjadi sumber aspirasi bagi anak muda Kabupaten Sampang sebagai wadah untuk menyiapkan wartawan yang profesional yang bisa menjangkau informasi yang bermakna untuk keberadaan kabupaten Sampang.
“Pemerintah membutuhkan wartawan kompeten untuk bisa membantu melawan serangan hoaks yang semakin massif. Tidak bisa dipungkiri, hoaks mampu menggiring opini publik bisa membuat konflik sosial. Peran wartawan menjadi sangat penting menangkal hoaks.” pungkasnya (die)
