CB, TULUNGAGUNG – Mobil Ambulance Daihatsu milik Puskesmas Kedungwaru, Tulungagung, belum lama ini alami kecelakaan. Dalam kecelakaan tunggal ini, Dwi Purnawati sebagai pengemudi dan 6 penumpang sedang melaju di Jalan Pahlawan Tulungagung.
Sedangkan mobil ambulance dengan Nopol AG 1808 SP ini melaju dari arah Utara ke Selatan, dan tepat di depan Apotek kimia Farma mobil tersebut menabrak tiang telepon yang berada di timur jalan, kemudian menabrak pengguna sepeda pancal bernama Yusuf M (12), yakni warga desa setempat.
Dari hasil informasi di lokasi kejadian, yakni kisaran pukul 11 siang kendaraan korban dari arah utara mau ke arah selatan dan sebelum melintasi TKP, pengemudi menghindari sepeda pancaln dan mendadak ngerem, kemudian terjadi kecelakaan.
Tak pelak, usai mengalami kecelakaan rombongan di ambulance itu terlihat shock, yang kemudian mendapat pertolongan warga setempat. “Setahu saya, kecelakaan itu bermula menghindari pesepeda pancal yang akan menyeberang,” kata Gatot warga desa setempat pada media.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr Kasil Rokmad melalui Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Fuat Ratsongko mengatakan, dengan adanya musibah ini Dinkes bakal memberikan peringatan keras terhadap pegawai dan pengelola ambulance Puskesmas Kedungwaru yang terlibat dalam kecelakaan itu.
“Itu adalah suatu kesalahan dan kami akan melakukan evaluasi penggunaan ambulance,” kata Fuat saat dikonfirmasi beberapa wartawan di kantor Dinkes Tulungagung, Jumat (19/04).
Pria murah senyum ini juga menyampaikan, soal evaluasi itu bukan saja ambulance milik Dinas Kesehatan Tulungagung, namun juga meliputi ambulance milik pihak swasta, yakni seperti ambulance di klinik klinik dan milik pemerintah desa yang ada di Tulungagung.
Namun demikian, jelas Fuat, kejadian yang menimpa pada ambulance Puskesmas Kedungwaru itu bukan digunakan untuk halal bihalal, akan tetapi untuk mengunjungi acara tasyukuran di rumah rekannya yang baru saja jadi. Selain itu, tambahnya, ambulance tersebut tak membunyikan sirine dan menyalakan lampu gawat darurat saat dalam perjalanan.
Masih kata Fuat, kecelakaan yang sempat viral itu, Dinkes Tulungagung menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Tulungagung. Iapun berharap, kejadian seperti ini adalah yang pertama dan terakhir serta bakal menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Kesehatan Tulungagung.
“Kami meminta maaf kepada masyarakat Tulungagung, dan ini akan menjadi evaluasi bagi Dinkes untuk pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ucap Fuat
Saat disinggung kondisi pesepeda dan pegawai ambulance yang alami kecelakaan itu, iapun menyampaikan bahwa pesepeda maupun pegawai yang luka ringan telah diizinkan pulang. Namun untuk sopir, karena mengalami benturan keras saat ini masih dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung.(Hsu)
