CB Blitar – Pelatihan pakan ternak unggas (bebek pedaging) Tahun Anggaran 2024 yang diadakan oleh Pemerintah Desa Tumpang, Kabupaten Blitar menjadi sebuah solusi untuk mengatasi masalah penghasilan peternak. Huru-hara yang terjadi pada sektor peternakan ayam membuat para peternak berinisiatif untuk beralih pada ternak bebek daging,
Demi keterampilan dan peningkatan pada sektor peternakan, pelatihan pun diadakan oleh Pemerintah Desa Tumpang. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 30 peserta dari warga Desa Tumpang, Kecamatan Talun, dengan mengundang nara sumber dari Dinas Peternakan serta dihadiri juga oleh Kepala Desa Tumpang beserta perangkat, Camat dan staff, Rabu (8/5/24).
Menurut Kades Tumpang, Agus Salim mengatakan tujuan dari pelatihan itu sendiri adalah untuk melatih para peserta untuk membuat pakan unggas berkualitas serta meningkatkan kapasitas pemahaman tentang ternak unggas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan dari sektor peternakan, khususnya produksi daging bebek yang dapat memberikan sumber penghasilan yang lebih baik bagi masyarakat setempat.
“Pelatihan akan diberikan secara tepat dan jelas kepada peserta, agar mereka dapat menyusun rencana dan waktu pelaksanaan untuk membuat pakan ternak unggas,” tuturnya.
Selain itu, kata Agus Salim, peserta juga akan dikenalkan pada konsep-konsep dasar yang terkait dengan beternak bebek, seperti cara merawat bebek, memberikan pakan yang tepat, serta menjaga kebersihan kandang. Dalam pelatihan ini, peserta juga akan belajar tentang nutrisi dan vitamin yang diperlukan oleh unggas.
“Hal yang menjadi fokus utama dalam pelatihan itu sendiri adalah mengajarkan peserta untuk membuat pakan ternak unggas yang berkualitas dan terbaik. Selama pelatihan, peserta akan dilatih bagaimana cara membuat pakan dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitarnya, sehingga biaya untuk pembuatan pakan bisa ditekan,” ujarnya.
Untuk itu, peserta juga diajarkan agar bisa memanfaatkan sumber daya lokal dan bahan alami untuk membuat pakan tersebut.
Di akhir pelatihan nanti, setelah mendapatkan semua pengetahuan yang diperlukan, peserta akan praktek untuk membuat pakan unggas secara mandiri. Pelatih kemudian akan membantu peserta dalam mengevaluasi hasil produksi mereka dan memberikan saran untuk perbaikan jika diperlukan. Peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan pertukaran pengetahuan dengan sesama peserta dan saling membantu dalam menyelesaikan masalah.
“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, masyarakat dapat lebih meningkatkan produksi pangan dari sektor peternakan, khususnya produksi daging bebek yang dapat memberikan sumber penghasilan yang lebih baik bagi masyarakat setempat. Peserta pelatihan pun diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang telah didapatkan di kehidupan sehari-hari serta dapat membagikan pengetahuan kepada masyarakat lainnya dan juga dapat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan warga setempat,” pungkas Agus Salim Kades Tumpang.
Sementara itu, Sugianto warga Dusun Tritihrejo RT 03 RW 06 menyampaikan ucapan rasa terima kasih bisa mengikuti dan mendapatkan pelatihan pembuatan pakan yang berkualitas dan produktif.
“Dengan pelatihan pembuatan pakan unggas atau bebek pedaging, sangatlah bermanfaat dan juga pastinya akan meningkatkan perekonomian khususnya keluarga. Ilmu yang saya dapat akan saya tularkan keteman – teman di desa Tumpang. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” jelas Sugianto. (Pram)
