PT GSM Solusi Kurangi Pengangguran di Tulungagung, Kadisnakertrans: PT Harus Memiliki Tanggungjawab Moral Terhadap PMI Yang Diberangkatkan

CB, TULUNGAGUNG- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tulungagung, Agus Santoso, berharap pada PT Gosiva Sukses Mandiri (GSM) memiliki pembedaan dengan PT pendahulu. Karena, mereka para PT pendahulu yang dikejar hanya untung dan tanpa memiliki rasa tanggungjawab moral pada PMI atau Pekerja Migran Indonesia.

“Jadi jangan semata-mata hanya itu saja, akan tetapi PT harus memiliki tanggungjawab moral terhadap PMI yang diberangkatkan,” kata Agus Santoso dalam acara Grand Launching PT GSM di Desa Jarakan, Kecamatan Gondang, Tulungagung, Rabu (08/05).

Mengingat, lanjut Agus, selama ini belum ada PT yang memiliki perhatian serius soal tanggungjawab PMI dan keluarga yang ditinggal kerja di luar negeri itu.

“Jangan senang-senang hanya memberangkatkan saja, tapi harus ada perhatian serius soal moral keluarga PMI yang ditinggal itu,”

Untuk itu, lanjut Agus, hal seperti ini harus ada paguyuban maupun yayasan yang nanti bisa melindungi keluarga PMI ketika bekerja di negeri orang. Untuk itu, iapun bakal mencari terobosan untuk kenyamanan para PMI, khususnya PMI asal Tulungagung.

“Jadi kami akan cari terobosan, diantaranya untuk suami istri dan selama mereka di luar negeri tidak boleh melakukan perceraian,” kata Agus seraya mengatakan, dalam waktu dekat ini ia bakal ke Jakarta untuk mencari terobosan soal perlindungan PMI.

Ditempat yang sama, Direktur Utama PT Gosiva Sukses Mandiri Susi Lestari SH menyampaikan, kalau dirinya tetap akan berkolaborasi dengan pemerintah dan hal ini telah tertuang dalam Undang-undang 18/2017, yakni bekerja dengan benar.

Untuk itu, kata Susi, dengan dilaunchingnya PT GSM ini, para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Tulungagung yang berniatan bekerja di luar negeri bisa lebih mempercayainya.

“Saya harapkan warga negara Tulungagung, khususnya warga Kecamatan Gondang kalau bisa jangan sampai PT yang jauh atau calo/sponsor, karena hal ini sangat mengerikan,” kata Susi usai Grand Launching PT GSM miliknya itu.

Susi menambahkan, kalau dirinya sudah dipercaya dan memiliki hubungan baik dengan pusat. Apalagi, dengan berdirinya PT Gosiva Sukses Mandiri ini, akan lebih mudah untuk memberi yang terbaik pada CPMI yang berniatan bekerja di luar negeri.

“Kalau sudah namanya pusat, saya bisa pulang pergi ke kementerian untuk minta tender di Asia Pasifik, termasuk Eropa dan Amerika dan negara lain,” ungkapnya.

Saat disinggung lagi hubungan dengan pemerintah, wanita berparas cantik ini menyampaikan, jika hubungan dengan pemerintah sangatlah baik. Dan, dengan selalu diikutsertakan pada agenda-agenda pemerintah, itu adalah wujud hubungan yang tak bisa dipandang sebelah mata oleh PT lain.

“Saya kan termasuk bagian pengurus koperasi PMI dan pengurus PMI purna. Jadi semua yang bekerja itu adalah PMI purna, dan kami tetap akan berkolaborasi dengan pemerintah terkait semua itu,” jelasnya.

Sementara itu, Grand Launching PT GSM yang digelar di kantor Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Desa Jarakan Kecamatan Gondang ini dihadiri langsung pihak kementerian, Kadisnakertrans, camat, Kapolsek, Ndanramil, Kades se-Kecamatan Gondang serta CPMI dan keluarga.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *