Pj Bupati Tulungagung dan BAZNAS Beri Santunan 500 Anak Yatim

CB, TULUNGAGUNG – Lebaran anak yatim merupakan momen istimewa untuk berbagi kebahagiaan dan kasih sayang dengan anak-anak yatim piatu, mereka yang kehilangan orang tua dan membutuhkan uluran tangan.

Tentu pula, momen tak dilupakan ini menjadi salah satu cara untuk berbagai kebahagiaan dengan anak Yatim. Apalagi masyarakat Muslim Indonesia sering merayakan lebaran anak yatim pada tanggal 10 Muharram.

Namun demikian, perayaan ini ada yang menentang dan tidak sedikit yang melestarikan tradisi ini. Akan tetapi lebaran Anak Yatim bukan sekadar tradisi, namun juga cerminan kemanusiaan dan keimanan.

Bahkan, dalam Islam, menyantuni anak yatim adalah amalan yang sangat dianjurkan, dan senantiasa memberikan perhatian khusus kepada mereka. Dan, di bulan Muharram yang dikenal sebagai hari rayanya anak yatim, Pemkab Tulungagung, BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar acara santunan pada 500 anak Yatim di Pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso, Kamis (25/07).

Dalam acara tersebut dihadiri Pj Bupati Tulungagung, Ketua DPRD Tulungagung, Kapolres Tulungagung, Dandim 0807 Tulungagung, Kejaksaan Tulungagung, Ketua BAZNAS Jatim dan jajaran, Sekda Tulungagung, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan jajaran, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, seluruh camat se-Kabupaten Tulungagung dan 500 anak yatim serta orang tua

Dalam sambutannya, Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno menyampaikan, untuk kegiatan seperti ini harus ditingkatkan. Oleh karena, Pj Bupati menghimbau pada beberapa PNS Tulungagung yang belum maksimal Zakat, infak maupun sodakoh supaya dimaksimalkan.

“Kita ambil contoh hari ini (Kamis 25/07, red) ada anak yatim sejumlah 500 orang yang bisa kita berikan manfaat, tentu kita bisa memberi sedikit kebahagiaan pada mereka,” kata Pj Bupati Heru Suseno.

Pj juga sampaikan rasa terima kasih kepada camat dan seluruh jajaran yang telah memiliki kepedulian yang cukup besar pada anak yatim, sehingga bisa berjalan dengan baik.

“Memang panitia berencana mengundang 1.500 anak yatim, tapi ada suatu hal dan akhirnya hanya 500 saja,” terang Heru Suseno.

Dan, imbuhnya, kegiatan lebaran Anak Yatim ini akan tetap dipelihara dan bakal ditambah, sehingga nanti bisa memberi manfaat yang lebih.

“Sebagai informasi kegiatan kami dengan BAZNAS Tulungagung ada beberapa hal yang diinisiasi, termasuk rencana pendirian pabrik
bersama BAZNAS Pusat,” ungkapnya.

Dalam acara lebaran Anak Yatim yang digelar di Pendopo Tulungagung, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur Muhammad Roziq menghimbau para PNS maupun para tokoh untuk memiliki kepedulian lebih, khususnya anak Yatim.

“Ketika kita ini diberi lebih pada sang pencipta, sudah seharusnya kita berbagi dan utamanya anak yatim. Jadi, jangan sampai kita ini pelit pada mereka (anak yatim, red),” kata Roziq dengan mimik serius.

Sementara itu, sejumlah 500 anak yatim ini telah mendapatkan santunan uang sebesar 500 ribu, tas sekolah dan isinya serta diajak makan gratis yang telah disediakan oleh panitia, yakni di stand-stand yang ada di depan Pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso.(K lis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *