CB, TULUNGAGUNG – Berkisar pukul 21.45 WIB, Kamis (29/08) malam, pasangan Budi Setiahadi-Susilowati, datang di kantor KPU Kabupaten Tulungagung. Dan, mereka, adalah pasangan kali ke empat atau yang terakhir mendaftar ke KPU Tulungagung untuk berkompetisi di Pilkada serentak, tahun ini.
Diiringi Hadroh dan barongan, pasangan Budi-Susi ini terlihat semangat dan selalu tersenyum ketika disapa para awak media. Sedangkan pasangan ini diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 9 kursi di parlemen atau 113.647 suara.
Berangkat dari kantor DPC PKB Tulungagung, pasangan ini menuju kantor pemenangan Budi Susi (Raho, red) dan langsung menuju kantor KPU Tulungagung dengan mengendarai replika garuda hijau.
Tak pelak, ratusan massa pun ikut mengawal dan mengantarkan pasangan tersebut mendaftarkan diri dan yang didampingi langsung ketua dan pengurus PKB serta anggota DPRD.
Tentu, setelah penandatanganan dan verivikasi, pasangan Budi-Susi ini akhirnya sudah syah terdaftar di KPU Kabupaten Tulungagung dan siap berkompetisi pada Pilkada serentak yang bakal digelar 27 November 2024, akan datang.
“Alhamdulillah kami datang yang ke 4 atau yang terakhir. Dan kami percaya kepada penyelenggara pemilu, semua bijak dalam melaksanakan Pilkada,” kata Budi Setyahadi.
Menurut Budi, kolaborasi ini adalah sebagai simbul untuk meneruskan perjuangan Gayatri di Tulungagung.
“Banyak program program yang akan kami kerjakan kalau terpilih, diantaranya adalah kesehatan gratis bagi masyarakat miskin, tidak ada titipan atau jual beli jabatan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Budi juga menyampaikan, bahwa pasangan ia dan Susi adalah pasangan terbaik. Sehingga, menurutnya, pasangan dialah yang tepat untuk membawa perubahan kedepan untuk Tulungagung menjadi lebih baik dan maju.
“Insyaallah tahun ini bila kami akan terpilih, Tulungagung sudah muak dengan pemimpin yang koruptif memperkaya diri sendiri,” ungkap Budi sembari mengatakan kata menang menang menang.
Budi menambahkan, bahwa apa yang selama ini ia terima, hal ini adalah berkat doa ibu kandungnya, yakni yang terus mendampinginya dakam memohon untuk kemudahan-kemudahan dan kelancaran, yang akhirnya mendapatkan rekomendasi BKWK dari PKB.
“Alhamdulillah semesta berpihak pada pasangan Budi-Susi,” kata Budi Setyahadi.
Menurut pria yang selalu memakai blangkon ini, sejak mendaftar di PDI Perjuangan ia sudah memilih berpasangan dengan Susilowati. Namun, karena dirinya dan Susi tak mendapatkan rekom, iapun tetap komitmen tetap berpasangan dengan perempuan berparas cantik itu lewat PKB.
“Sejak awal kami mendaftar di PDI sudah berpasangan. Jadi ketika kami tidak dapat kepercayaan dari PDI, dan PKB menerima kami dengan begitu kekeluargaannya,” jelasnya.
Masih kata Budi, dirinya
merasakan bahwa Tulungagung memang waktunya untuk perubahan agar Tulungagung kedepan kotanya aman, masyarakat sejahtera dan semua bisa menjadikan bagian yang terbaik.
Sementara itu, Susilowati dalam press release menyampaikan ucapan terimakasih pada KPU yang telah rela menunggu pasangan Budi-Susi hingga malam. Namun demikian, sebelumnya ia berangkat lebih awal datang ke KPU, namun karena ada pasangan lain yang mendaftar, akhirnya pasangan ini menunggu terlebih dulu di kantor DPC PKB.
“Maturnuwun kepada teman KPU yang masih mau menunggu. Karena ini melibatkan banyak masyarakat, tentu ini adalah upaya menjaga kondusifitas secara pendukung pasangan calon,” jelas Susi.(Hsu)
