Warga ‘Soal’ Penarikan Pembangunan Gorong-gorong, Sekretaris Kelurahan Tak Tahu Menahu

CB, TULUNGAGUNG-Pembangunan gorong-gorong yang melintasi jalan perumahan Kelurahan Kampungdalem Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, ‘diprotes’ warga. Pasalnya, dalam pembangunan tersebut adanya dugaan penarikan bantuan pada warga.

Mereka, para warga, dimintai bantuan atau iuran kisaran 30 ribu hingga 50 ribu rupiah, tanpa tanda terima. Meski bukan mengatasnamakan instansi kelurahan, namun diduga oknum yang mengatasnamakan warga itu bergerak atas sepengetahuan pihak kelurahan.

Namun, ironisnya, kendati iuran tersebut untuk kepentingan bersama, akan tetapi warga terdampak yang dipungut biaya pembangunan gorong gorong merasa tidak diajak musyawarah terlebih dulu.

“Karena kami sering melalui jalan itu, sehingga ditarik iuran,” kata seorang warga Kelurahan Kampungdalem berinisial (T) via WhatsApp, Minggu (20/09).

T juga menyampaikan, bahwa oknum yang melakukan penarikan itu berdalih agar penyelesain pembangunan gorong gorong berjalan cepat, alias bila menunggu dana dari kelurahan bakal berjalan lambat dan bisa jadi tak tertangani.

Menurut T, warga yang ditarik iuran pada Jumat 20 September 2024, hanya bisa pasrah dan dengan terpaksa membayar iuran pada oknum tersebut.

“Oknum itu mengatasnamakan warga dan sepertinya sepengetahuan pihak kelurahan. Mestinya pembangunan seperti ini dialokasikan dari alokasi dana kelurahan saja,” katanya.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Kampungdalem saat dikonfimasi mengatakan bahwa pihak kelurahan tak tahu menahu soal tarikan tersebut. Namun demikian, pembangunan gorong-gorong itu telah dibiayai dari anggaran pendapatan kecamatan.

“Kalau dari pihak kelurahan tidak ada himbauan soal tarikan itu,” kata Budi Iswanto sembari mengatakan bahwa pembangunan itu didanai dari APBD Kecamatan.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *