Bintara Center Desak Bupati dan Forkopimda Tuntaskan Dugaan Mafia Pertanian di Tulungagung

CB, Tulungagung – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bintara Center kembali melayangkan surat kepada Bupati Tulungagung dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Surat ini merupakan tindak lanjut atas lambannya respons pemerintah daerah dalam menindaklanjuti isu dugaan mafia di sektor pertanian, khususnya yang berkaitan dengan program ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan.

Beberapa minggu lalu telah digelar audiensi yang melibatkan perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Komisi B DPRD Tulungagung, Bulog, dan PT Pupuk Indonesia. Namun, menurut Bintara Center, belum ada langkah nyata dari pemerintah pasca pertemuan tersebut.

“Kami akan menyerahkan persoalan ini ke pemerintah pusat jika Pemkab dan Forkopimda tidak mampu menyelesaikannya,” tegas Ketua Bintara Center, Raden Ali.

Ali mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan pihak eksekutif dalam praktik yang tidak berpihak pada kepentingan petani. Ia mendesak Bupati Tulungagung untuk segera menertibkan jajaran eksekutif, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian.

“Kami memiliki data yang cukup kuat. Dugaan keterlibatan oknum eksekutif harus diusut. Jangan sampai kepentingan segelintir orang mengorbankan kesejahteraan petani,” ujar Ali.

Ia juga menyoroti tiga persoalan utama yang perlu segera ditindaklanjuti:

1. Pengelolaan lahan percontohan seluas 4 hektare di UPT Perbenihan Dinas Pertanian.

 

2. Fungsi dan keberadaan balai penyuluh pertanian di 19 kecamatan, yang juga dijadikan lahan percontohan.

 

3. Dugaan penyalahgunaan di 52 titik lokasi pertanian yang dinilai bermasalah.

 

 

“Dari total lahan tersebut, seharusnya bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp120 juta per tahun. Namun, saat ini perlu ditelusuri siapa sebenarnya yang menguasai lahan-lahan itu. Apakah masih terkait dengan pihak-pihak yang berafiliasi dengan pemerintah daerah?” tandasnya.

Jika persoalan ini tidak segera ditindaklanjuti secara menyeluruh, Bintara Center siap membawa kasus ini ke tingkat pusat untuk mengungkap dugaan praktik mafia pertanian di Tulungagung.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *