CB, LUMAJANG – Ratusan warga Desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir Kabupaten kabupaten Lumajang secara serentak melaksanakan penanaman bibit sereh di sepanjang jalan desa pada Selasa pagi (4/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional SIMAHARAJA (Sistem Mandiri Herbal Sereh Jawa) yang digagas Kementerian Pertanian bersama Kementerian Koperasi dan UKM.
Penanaman dimulai pukul 07.00 WIB dan dipimpin langsung oleh kepala desa, perangkat desa, serta didukung oleh para petani dan kader kelompok tani. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memanfaatkan sereh sebagai tanaman ekonomis yang mudah dibudidayakan.
“Kegiatan ini adalah langkah awal untuk menjadikan sereh sebagai salah satu komoditas unggulan desa. Selain bernilai ekonomi, sereh juga punya manfaat ekologi,” ujar Kepala Desa Kedungmoro, Nur Kholis kepasa media.
Program SIMAHARAJA menargetkan masyarakat desa sebagai pelaku utama penanaman sereh, baik untuk kebutuhan rumah tangga, bahan baku industri minyak atsiri, maupun tanaman hias dan obat. Dengan partisipasi masyarakat yang tinggi, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Menurut panitia pelaksana, selain memberikan bibit gratis, program ini juga menyediakan pelatihan teknis budidaya dan akses pasar bagi hasil panen sereh. Penanaman secara massal ini diharapkan mempercantik lingkungan desa sekaligus menambah nilai produktif lahan pekarangan dan pinggir jalan.
“Biasanya cuma rumput liar di pinggir jalan. Sekarang lebih tertata dan kalau panen, hasilnya bisa dijual,” kata Siti Aminah, salah satu warga yang ikut menanam.
Dengan program ini, Desa Kedungmoro menunjukkan semangat gotong royong dan inovasi dalam memanfaatkan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat. Ke depan, warga berharap dukungan pemerintah tetap berlanjut agar sereh benar-benar menjadi sumber pendapatan baru bagi desa.”tutupnya.(Hardy)
