CB, Sidoarjo – SMA Antartika Sidoarjo kembali menorehkan prestasi akademik. Tahun ini, sebanyak 200 siswa/siswinya berhasil lolos masuk ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi maupun jalur tes, dengan rincian sebagai berikut, SNBT sebanyak 86 siswa, SNBP sebanyak 76 siswa, SPMB Poltekes sebanyak 20 siswa, PMDP Poltekes sebanyak 11 siswa,, Mandiri prestasi sebanyak 2 siswa, Unhan (Universitas Pertahanan) sebanyak 1 siswa dan SPAN-PTKIN sebanyak 4 siswa.
Kepala Sekolah SMA Antartika Sidoarjo Mudjaini Akhmad, S.Pd, M.Pd mengatakan, bagi siswa/siswi yang diterima masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), nanti akan mendapatkan reward dari yayasan berupa uang tunai. Namun, besaran reward yang akan diterima nanti berbeda antara yang diterima lewat jalur prestasi dan jalur tes. ” Jadi itu tergantung, antara yang diterima jalur prestasi dan jalur tes, lebih banyak rewardnya yang diterima melalui jalur tes, karena masuk PTN nya melalui tes tulis tapi baik yang diterima lewat jalur prestasi (SNBP) maupun jalur tes ( SNBT),sama-sama akan mendapatkan reward namun, besaran nominalnya berbeda, lebih banyak yang diterima jalur tes,” jelas Mudjaini Akhmad saat ditemui dikantornya, Kamis (12/6/2025).
Mudjaini Akhmad menambahkan, sebagai sekolah yang sudah dikenal masyarakat terutama warga Sidoarjo sehingga dengan hasil siswa siswi kita yang berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun ini, bisa sebagai motivasi buat adik- adik untuk meniru kakak-kakaknya menembus jalur PTN baik tes maupun prestasi maupun jalur-jalur yang lain.
Sementara itu berdasarkan data yang diterima SMA Antartika Sidoarjo setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Salah satunya, mereka berhasil masuk PTN, sejak kelas 1 sekolah ini sudah memetakan minat dan bakat anak-anak sesuai dengan cita-citanya.
” Yang jelas, sejak kelas 1 kami sudah peta-petakan dari anak-anak itu, berapa anak yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi, berapa anak yang ingin menjadi TNI/Polri, berapa anak yang ingin berwirausaha. Dari pemetaan itu maka anak-anak kita dampingi dan bimbing sampai berhasil cita-citanya tercapai. ” ujar Mudjaini Akhmad
Sedangkan yang ingin masuk Perguruan Tinggi Negeri sekolah tersebut bekerjasama dengan pihak ke 3 melalui bimbingan belajar. Termasuk yang ingin menjadi TNI/Polri pihak sekolah juga bekerjasama dengan guru olahraga bahkan, juga menghadirkan pihak TNI maupun Polri sebagai narasumber. Begitu juga untuk anak-anak yang memilih berwirausaha.
” Untuk yang wirausaha, kami setiap 10 hari sekali anak-anak kita ajari, kita kasih modal untuk berwirausaha dan sekolah sudah membuat stand sehingga setiap 10 hari sekali anak-anak melakukan wirausaha dengan menjual produk berbagai macam makanan dan minuman.” pungkas Mudjaini Akhmad.(ncs)
