CB, GRESIK – Belakangan ini memang sedang banyak kasus body care viral, terutama yang berkaitan dengan masalah keamanan produk. Beberapa kasus yang muncul melibatkan produk yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, yang dapat menyebabkan kerusakan kulit hingga wajah gosong. Selain itu, ada juga kasus body care yang diproduksi secara ilegal atau tidak memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh BPOM.
Pantauan rekan – rekan media menemukan salah satu body care bibit pemutih yang diduga tidak memiliki BPOM di media sosial tiktok. Bahkan telah memakan korban.

Zat Merkuri sendiri merupakan bahan yang sangat berbahaya dan sebaiknya perlu diwaspadai terkait penggunaannya.
Pertama, dapat menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan, saraf dan ginjal. Merkuri bersifat korosif untuk kulit. Mengoleskan kosmetik yang mengandung merkuri secara terus-menerus akan membuat kulit semakin tipis dan membuat kerusakan pada kulit.
Kedua, menyebabkan berkurangnya fungsi otak. Selain untuk kesehatan tubuh, bahaya logam merkuri juga menyebabkan berkurangnya fungsi otak pada tubuh pemakai.
Ketiga, dapat memperlambat pertumbuhan janin. Penggunaan kosmetik pada ibu hamil sebaiknya dikurangi atau perhatikan kandungan dari kosmetik yang digunakan. Sebab, banyak dampak yang disebabkan oleh merkuri untuk pertumbuhan janin. Terlalu sering terpapar kandungan merkuri nyatanya membuat janin akan lambat dalam tumbuh kembang.
Keempat, membuat kulit semakin pucat dan flek. Penggunaan kosmetik mengandung merkuri nyatanya bukan akan membuat kulit seseorang putih merona, melainkan putih pucat dan justru akan membuat masalah baru pada wajah yaitu flek hitam.
Kelima, iritasi pada kulit. Merkuri dapat menyebabkan iritasi dan juga gangguan ringan pada kulit. Biasanya, iritasi yang muncul pada kulit berupa gatal-gatal, kulit menjadi kemerahan, dan ruam pada kulit. Penggunaan merkuri dalam jangka panjang pada kulit akan berdampak serius pada jangka panjang.
Terakhir, dapat menyebabkan kanker kulit. Yang paling parah dari dampak penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri adalah penyakit kanker kulit. Kandungan merkuri bisa masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan virus kanker akan menyebar ke seluruh tubuh.
Dan juga ada beberapa korban dan Narasumber yang mengunggah melalui sosial media danĀ bisa dijadikan tolak ukur untuk penggunaan body care yang baik.
Untuk kedepannya, masyarakat diharapkan waspada terhadap produk body care dan juga harus sering mengedukasi diri sendiri agar tidak menjadi korban produk body care.
Masyarakat juga bisa bekerjasama dengan pihak berwajib agar korban tidak semakin banyak. (And)
