CB, KEDIRI — Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Kediri kini secara resmi menyelenggarakan Jambore Cabang (Jamcab) 2025, sebuah acara perkemahan skala besar yang menjadi wadah pembinaan karakter dan silaturahmi bagi para Pramuka Penggalang di seluruh kabupaten. Acara akan berlangsung selama tiga hari, yaitu 10–12 Oktober 2025, bertempat di Lembah Kelud Vila & Glamping, lereng Gunung Kelud, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Jamcab ini masuk dalam program tahunan Kwarcab dan dirancang sebagai momentum penting dalam upaya memperkuat pendidikan karakter, kepemimpinan, dan solidaritas bagi generasi muda.
—
Tema, Motto, dan Landasan Kegiatan
Tema kegiatan: Terampil – Gembira – Berprestasi
Motto: Satyaku Ku Darmakan, Darmaku Ku Baktikan
Kegiatan ini juga dijadikan pijakan persiapan menuju Jambore Nasional 2026 di Cibubur, sehingga Jamcab 2025 tidak sekadar ajang lokal, melainkan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang.
Landasan hukum dan pedoman pelaksanaan diambil dari UU No. 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, AD/ART Gerakan Pramuka, serta SK Kwartir Nasional yang relevan.
—
Peserta & Keikutsertaan
Peserta berasal dari 61 SMP dan 61 MTs di Kabupaten Kediri
Setiap sekolah mengirim satu regu putra dan satu regu putri, masing-masing beranggotakan 8 orang
Dengan pembina pendamping, total peserta yang hadir diperkirakan mencapai 1.116 orang
Ada persyaratan khusus agar regu dapat berpartisipasi:
1. Pemimpin regu minimal telah mencapai tingkat Pramuka Garuda
2. Wakil pemimpin regu minimal Penggalang Terap
3. Anggota regu minimal Penggalang Rakit
4. Umur peserta di bawah 16 tahun
5. Sehat jasmani dan rohani
6. Melengkapi administrasi: surat mandat, biodata, izin orang tua, dan persyaratan lain yang ditetapkan panitia
Beberapa sekolah sudah memberangkatkan kontingennya. Misalnya, MTsN 6 Kediri melepas 16 peserta (8 putra, 8 putri) menuju lokasi jamcab.
—
Rangkaian Kegiatan & Agenda
Selama tiga hari perkemahan, panitia Kwarcab telah menyiapkan deretan program kegiatan edukatif, rekreatif, dan pembinaan kepramukaan sebagai berikut:
Waktu / Waktu Harian Kegiatan Utama
Pagi Olahraga bersama, apel pagi, ibadah / penguatan keagamaan
Siang Pelatihan keterampilan teknis Pramuka, edukasi alam, lomba ketangkasan
Sore / Petang Eksplorasi alam, permainan besar antarregu
Malam Api unggun, pentas seni, refleksi & sharing pengalaman
Sepanjang acara Korve / pertendaan (penilaian kebersihan, kerapian tenda, pioneering), bakti sosial, kegiatan lingkungan
Pembukaan 10 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB dipimpin oleh Ketua Kwarcab Kediri
Salah satu kegiatan khas yang sudah diumumkan adalah “Permainan Besar Penggalang”, yaitu pencarian teman antarregu dengan konsep “Keluarga Punokawan”.
Panitia juga mempersiapkan evaluasi harian dan kompetisi internal regu untuk meningkatkan semangat kompetitif sekaligus kebersamaan. Antara lain penilaian terhadap tenda (kebersihan, kerapian), pioneering, dan kreativitas.
—
Alasan & Keunggulan Lokasi: Lembah Kelud Vila & Glamping
Pemilihan lokasi di Lembah Kelud Vila & Glamping bukan semata karena keindahan alamnya, tetapi juga kapasitas dan fasilitasnya yang memadai untuk skala acara besar seperti jamcab.
Beberapa poin keunggulan lokasi:
Fasilitas glamping serta area lapang untuk mendirikan banyak tenda
Infrastruktur alam yang mendukung kegiatan alam terbuka (jalur trekking, jalan setapak)
Suasana udara sejuk lereng Gunung Kelud yang asri
Mudah diakses dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri
Vila Glamping Lembah Kelud sendiri telah memperoleh ulasan positif dari berbagai pengunjung terkait kenyamanan penginapan dan nuansa alamnya.
—
Dukungan & Keterlibatan Pimpinan
Dalam poster dan publikasi resmi Jamcab 2025 tampak sosok-sosok pimpinan Gerakan Pramuka Kediri sebagai pendukung kegiatan ini, antara lain:
H. Hanindhito Himawan Pramana, S.H., selaku Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Kediri
Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., sebagai Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Kediri
Eriana Annisa Hanindhito, S.E., Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Kediri
Ketiganya menyatakan dukungan penuh agar Jamcab berjalan lancar dan bermakna bagi peserta, serta menjadi bentuk nyata sinergi antara organisasi kepramukaan dan pemerintah daerah.
Ketua Kwarcab, Eriani Annisa (“Mbak Cicha”), menegaskan bahwa Jamcab merupakan bagian tak terpisahkan dari pembentukan kader Pramuka yang siap berkiprah hingga tingkat nasional.
—
Harapan & Tantangan
Harapan:
1. Tercipta sinergi dan solidaritas antarpramuka dari berbagai gugus depan (gudep) dan ranting di Kabupaten Kediri.
2. Pembentukan karakter kuat: kedisiplinan, kepemimpinan, kerja tim, cinta lingkungan.
3. Persiapan mental dan kompetensi peserta yang siap berpartisipasi dalam Jambore Nasional 2026.
4. Memberikan pengalaman positif dan kenangan tak terlupakan bagi peserta, sekaligus memperkuat citra organisasi Pramuka Kediri.
Tantangan yang mungkin dihadapi:
Cuaca tidak menentu di lereng gunung, seperti hujan lokal, kabut, atau perubahan suhu ekstrem
Logistik dan transportasi ke lokasi perkemahan agar tepat waktu
Ketersediaan air bersih, fasilitas kebersihan, dan sanitasi selama 3 hari penuh
Pengaturan keamanan dan kesehatan peserta, terutama dalam kegiatan alam terbuka
Koordinasi antar panitia, pembina, dan peserta agar semua agenda berjalan sesuai rencana
—
Penutup
Jambore Cabang Kwarcab Kabupaten Kediri 2025 di Lembah Kelud merupakan momentum penting dalam perjalanan pembinaan kepramukaan di wilayah Kediri. Dengan tema yang memadukan ketrampilan, kegembiraan, dan prestasi, serta semangat motto “Satyaku Ku Darmakan, Darmaku Ku Baktikan”, Jamcab diharapkan tidak sekadar acara kemah biasa, tetapi wahana pembentukan karakter, persiapan kompetisi, dan pemersatu antar generasi Pramuka.
Semoga kegiatan ini berjalan lancar tanpa kendala, membawa manfaat besar bagi seluruh peserta dan memupuk kebersamaan serta semangat juang Pramuka Kabupaten Kediri.(Fal)
