Ketua PAC Pemuda Pancasila Kalidawir Soroti Kinerja Pemdes Terkait Infrastruktur dan Normalisasi Sungai

CB, Tulungagung — Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Kalidawir, Sunarto, menyoroti kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) Kalidawir, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.

Ia menilai pemerintah desa terkesan lamban dalam menangani persoalan infrastruktur dan normalisasi sungai yang sudah lama dikeluhkan masyarakat.

Sunarto mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemdes Kalidawir yang dinilai kurang tanggap terhadap kebutuhan warga, terutama terkait kondisi jalan dan saluran air.

Oplus_131072

Sunarto juga menyebut, sejumlah jalan milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) di wilayah tersebut telah rusak parah selama bertahun-tahun tanpa ada upaya pengajuan perbaikan ke pemerintah kabupaten.

“Kondisi infrastruktur jalan milik Dinas PU yang ada di desa kami sudah bertahun-tahun rusak,” ujarnya, Sabtu (8/11/25)

Namun, tambah Sunarto, pemerintah desa seolah tidak berupaya mengajukan perbaikan ke pemerintah kabupaten.
Selain itu, sungai dan parit yang seharusnya dinormalisasi saat musim kemarau tidak pernah disentuh.

“Padahal hal itu penting untuk mencegah banjir saat musim hujan seperti sekarang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ndon Don ini menambahkan, setiap musim penghujan, wilayah Kalidawir menjadi langganan banjir.

Diantara beberapa titik seperti di Dusun Nganggrek RT 003/RW 005 dan Dusun Krandekan sering tergenang air, mengakibatkan aktivitas warga terganggu dan petani terancam gagal panen.

Menurutnya, penyebab utama banjir tersebut adalah parit dan saluran air di bahu jalan yang tidak pernah dinormalisasi.

“Harapan kami, ke depan pemerintah desa bisa lebih tanggap terhadap persoalan yang ada. Kami juga berharap Pemerintah Kabupaten Tulungagung dapat turun tangan memperbaiki jalan yang rusak di desa kami,” pungkas Sunarto yang juga dikenal sebagai petani melon sekaligus penggemar mobil off-road itu.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *