DINAS PERTANIAN dan PANGAN BANYUWANGI TERAPKAN SAPI MANAK SETAHUN PISAN

Banyuwangi, Cahaya Baru – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Banyuwangi, melalui Dinas Pertanian dan Pangan, terus melakukan berbagai macam inovasi . Salah satunya, penerapan program Sapi Manak Setahun Pisan ( SMS Pisan). Atau yang disebut dalam bahasa Indonesia, Sapi Induk dan atau betina dapat beranak satu kali dalam 1 ( satu) tahun.

Perlu diketahui bahwa, Inovasi program SMS Pisan tersebut dirasa dapat mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian para petani ternak , sekaligus untuk meningkatkan produktifitas sapi indukan yang mengalami gangguan produksi.

Ilham Juanda, Plt, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, melalui Drh Nanang Sugiharto, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, menerangkan ” Program SMS Pisan merupakan salah satu program akselerasi untuk meningkatkan jumlah populasi melalui kelahiran pedet dalam setahun sekali “. Terangnya.

Drh Nanang S , menambahkan ” Kegiatan ini diberikan kepada petani ternak dengan cara memberikan stimulan bagi sapi indukan berupa pengobatan ternak , pemeriksaan kebuntingan ( PKB ) , pemberian hormon , mineral dan obat-obatan lainnya “. Terangnya.

Lebih lanjut Drh, Nanang S , mengharap bahwa dengan pemberian tersebut diharapkan dapat meningkatkan status reproduksi sapi indukan .
Saat ini ABGKA service per conseptions ( S/c) masih cukup tinggi. Di kisaran 1,7 . Artinya, dibutuhkan lebih sekali perkawinan , sehingga terjadi kebuntingan. Oleh karena itu diharapkan dengan program SMS Pisan ini , angka S / C menjadi lebih kecil.

Di sisi lain , keberhasilan pemeliharaan sapi betina sangat ditentukan oleh baiknya proses reproduksi ( perkembangbiakan ) sapi indukan. Dan sapi dapat beranak satu kali dalam setahun . Sehingga kelahiran yang lancar akan sangat menguntungkan bagi para peternak .

Oleh karena itu , target stimulant yang diberikan mencapai 750 ekor se-kabupaten Banyuwangi .
” Kegiatan SMS Pisan ini dilaksanakan oleh Tim Puskeswan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi yang terdiri dari Medik Veteriner , Para Medik Veteriner dan Paramedik Inseminasi Buatan ( IB ) “. Tegasnya.

Disisi lain ” Dengan program ini , respon peternak luar biasa dan diharapkan program ini dapat berkesinambungan agar ternak-ternak yang mengalami gangguan reproduksi dapat diobati dan bisa vereproduksi lagi secara optimal “. Jelas Nanang Sugiharto.
Perlu diketahui bahwa” populasi sapi potong saat ini di wilayah Kabupaten Banyuwangi berjumlah 101.010 ekor “. Pungkasnya. ( Imm ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *