CB, Magetan — Kepala SMK Yosonegoro Magetan, Muh Amien, menilai pers memiliki peran penting dalam membangun literasi pendidikan di tengah masyarakat. Momentum Hari Pers Nasional ini disebutnya sebagai saat yang tepat untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan insan pers dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurut Muh Amien, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik yang berpengaruh terhadap pola pikir peserta didik dan masyarakat luas. Pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab dinilai mampu menumbuhkan budaya literasi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.
“Pers memiliki peran strategis dalam membangun literasi pendidikan. Informasi yang disajikan pers sangat memengaruhi cara pandang siswa, orang tua, dan masyarakat terhadap dunia pendidikan,” ujarnya saat ditemui, Senin (9/2/2026).
Ia menambahkan, di era digital yang sarat arus informasi, pers profesional menjadi rujukan yang kredibel di tengah maraknya informasi yang belum tentu benar. Karena itu, pers diharapkan terus berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat, sekaligus membantu dunia pendidikan menghadapi tantangan disinformasi dan hoaks.
Muh Amien juga menekankan pentingnya kemitraan antara sekolah dan media massa. Melalui pemberitaan yang objektif dan konstruktif, pers dinilai dapat membantu menyampaikan program, prestasi, serta dinamika pendidikan secara transparan, sehingga mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Menurutnya, pers yang konsisten mengangkat isu-isu pendidikan secara positif dan kritis akan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter. Hal tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Pers dan pendidikan memiliki tujuan yang sama, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan pers yang profesional, literasi pendidikan di masyarakat akan semakin kuat,” pungkasnya.
