Bupati Gatut Sunu Targetkan Perbaikan Jalan Rusak di Tulungagung Tuntas Sebelum Lebaran 2026

CB, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus mempercepat perbaikan akses jalan rusak di sejumlah wilayah. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Gatut Sunu Wibowo saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa titik infrastruktur jalan pada Sabtu (14/2/26).

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Erwin Novianto, bupati meninjau tiga lokasi strategis, yakni Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat; Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu; serta Jembatan Junjung di Kecamatan Sumbergempol.

Sidak tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus menentukan skala prioritas penanganan. Bupati menegaskan seluruh titik jalan rusak yang telah dikunjungi masuk dalam skema pengerjaan Tahun Anggaran 2026.

“Perbaikan jalan rusak ini akan kita kerjakan tahun 2026. Saya sudah instruksikan agar diupayakan sebelum Lebaran seluruhnya selesai,” ujar Gatut Sunu di sela kegiatan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin Novianto, memastikan pihaknya segera memproses tahapan teknis pelelangan dan pengerjaan fisik.

“Fokus utama pada penambalan lubang jalan serta penguatan struktur di sekitar Jembatan Junjung agar aman dilalui kendaraan bermuatan,” jelasnya.

Dengan percepatan tersebut, Pemkab berharap akses jalan antar kecamatan kembali optimal serta mendukung kelancaran arus mudik dan balik menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sebelumnya, Bupati bersama Kepala PUPR juga melakukan sidak jalan rusak di Lingkungan 7, Desa/Kecamatan Ngunut, pada Senin 16 Februari 2026.

Bupati juga menyampaikan bahwa perbaikan jalan di wilayah tersebut telah dianggarkan sejak 2025 dan masuk prioritas Februari 2026.

“Perbaikan jalan di Lingkungan 7 Ngunut ini sudah direncanakan sejak 2025 dan menjadi prioritas. Jadi bukan semata karena adanya penanaman pohon pisang yang sempat viral di media sosial,” tegasnya. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *