Kupatan Massal Jadi Simbol Gotong Royong dan Silaturahmi Warga Sobontoro

TULUNGAGUNG — Tradisi Kupatan masih terus lestari di Dusun Krajan Dua, Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Tradisi yang digelar sepekan setelah Hari Raya Idulfitri atau dikenal sebagai Lebaran Ketupat ini selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat.

Kupatan tidak hanya sarat makna religius, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Meski Idulfitri telah berlalu, suasana kebersamaan dan kemeriahan masih terasa kuat melalui tradisi ini.

Di Tulungagung, Kupatan kerap dikenal sebagai “Ketupat Massal”. Kegiatan ini menjadi momen istimewa yang menghadirkan kebersamaan, gotong royong, serta ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

Awalnya, tradisi ini dilakukan secara sederhana di lingkungan keluarga dan tetangga terdekat. Namun seiring waktu, Kupatan berkembang menjadi perayaan besar yang melibatkan seluruh warga desa.

Persiapan dilakukan secara gotong royong. Warga bersama-sama menyiapkan bahan seperti beras, janur, hingga berbagai hidangan pelengkap. Ketupat yang telah matang kemudian disajikan bersama menu khas Lebaran seperti lodho ayam, sayur lodeh, serta aneka lauk tambahan.

Pada hari pelaksanaan, ribuan warga dari dalam maupun luar desa berkumpul di lokasi yang telah ditentukan, seperti lapangan atau balai desa, maupun di lingkungangan masing-masing untuk menikmati hidangan bersama. Tak jarang, panitia juga menghadirkan hiburan seperti karaoke untuk menambah kemeriahan acara.

Meski menghadapi tantangan modernisasi dan perubahan gaya hidup, masyarakat tetap berkomitmen menjaga tradisi ini. Berbagai upaya dilakukan, seperti melibatkan generasi muda dan memanfaatkan media sosial untuk promosi.

Ketua Panitia Kupatan Massal, Suharto, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Pria yang akrab disapa Tariking yang juga Ketua RW itu menjelaskan, Kupatan diselenggarakan oleh masing-masing RT dengan kelompoknya.

“Alhamdulillah, tahun ini kami masih diberi kelancaran untuk menyelenggarakan Kupatan Massal. Dengan kegiatan ini, kerukunan warga tetap terjaga dan semakin kompak,” ujar Tariking, Sabtu malam (28/03/2026). (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *