CB, JENEPONTO — Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan sektor pertanian melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi terkait pelayanan air irigasi di Daerah Irigasi (D.I) Kelara Kareloe yang digelar pada Jumat, 17 April 2026 di ruang rapat Bupati Jeneponto.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE, MM, dan dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Dr. Heriantono Waluyadi, ST, MT, jajaran kepala OPD, para camat, lurah/desa, perwakilan masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Jeneponto menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak balai, serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan distribusi air irigasi yang masih belum optimal di sejumlah wilayah.
“Permasalahan air irigasi harus menjadi perhatian bersama. Diperlukan koordinasi yang kuat dan langkah konkret di lapangan agar kebutuhan air petani dapat terpenuhi secara adil dan merata,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang menyampaikan penjelasan teknis terkait kondisi jaringan irigasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi air, termasuk aspek infrastruktur dan manajemen pengelolaan di lapangan. Ia juga menegaskan kesiapan pihak balai untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya optimalisasi layanan irigasi.
Rapat dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Berbagai masukan, kendala, serta usulan solusi disampaikan oleh masyarakat dan pemerintah setempat, sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah strategis ke depan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesepahaman bersama serta percepatan implementasi solusi nyata dalam peningkatan pelayanan air irigasi. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jeneponto. (Hamzah Sila).
