CB, TULUNGAGUNG – Program Karya Bhakti TNI Tahun 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Selasa (11/8/2026).
Program yang merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga diwarnai dengan pemberian paket sembako kepada warga serta beasiswa bagi pelajar.
Ahmad Baharudin mengatakan, Karya Bhakti TNI merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus upaya mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di kawasan pedesaan yang menjadi salah satu titik perhatian dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Kabupaten Tulungagung turun dari 6,28 persen pada 2024 menjadi 5,96 persen pada 2025.
Sementara itu, angka kemiskinan ekstrem yang sempat meningkat menjadi 0,65 persen pada 2024 kembali berhasil ditekan hingga 0,25 persen pada 2025.
Baharudin berharap, percepatan penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem dapat terus dilakukan secara holistik dan terintegrasi.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kekuatan utama untuk mewujudkan zero kemiskinan ekstrem di Tulungagung,” kata Baharudin.
Lebih lanjut dijelaskan, fokus utama pembangunan fisik dalam Program Karya Bhakti TNI di Desa Manding berupa pembangunan rabat jalan beton menuju Yonif TP 886 Panjalu Jayati.
“Saya yakin, infrastruktur ini nantinya tidak hanya bisa memperlancar mobilitas dan distribusi logistik, tetapi juga bisa mendukung sektor ketahanan pangan serta membuka akses pariwisata pegunungan dan pantai di wilayah selatan Tulungagung,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio mengapresiasi sinergitas lintas sektoral yang selama ini berjalan dengan baik. Ia berpesan kepada masyarakat dan Pemerintah Desa Manding agar turut merawat infrastruktur jalan yang telah dibangun guna memperpanjang masa pakainya.
Kepala Desa Manding Willy Angga Nugraha juga menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan Program Karya Bhakti TNI di wilayahnya. Ia mengaku bersyukur atas kehadiran Plt Bupati Tulungagung yang menurutnya menjadi kunjungan bersejarah bagi Desa Manding.
Menurut Willy, kehadiran program Karya Bhakti TNI dan Yonif TP 886 Panjalu Jayati mendapat respons positif dari masyarakat. Keberadaan satuan tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian warga.
Harga tanah yang sebelumnya, tambahnya, berada di kisaran Rp500 ribu per ru kini meningkat menjadi sekitar Rp7 juta hingga Rp10 juta per ru.
“Alhamdulillah, dengan adanya Yonif TP ini bisa meningkatkan ekonomi warga. Bertumbuhnya pedagang lokal di sekitar asrama militer juga bisa menyerap puluhan tenaga kerja. Warga yang sebelumnya bekerja sebagai petani dan buruh kasar, kini estimasi perputaran omzet harian bisa mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta saat hari besar,” tuturnya.
Pembukaan Program Karya Bhakti TNI ditandai dengan prosesi pemukulan gong oleh Plt Bupati Tulungagung yang didampingi Sekda beserta jajaran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke titik sasaran proyek rabat jalan beton di Desa Manding untuk memastikan pengerjaan berjalan lancar dan tepat waktu.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian paket sembako kepada warga serta beasiswa kepada pelajar.
Pembukaan Program Karya Bhakti TNI 2026 turut dihadiri Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Komandan Yonif TP 886 Panjalu Jayati, Sekda Tulungagung, kepala perangkat daerah, Forkopimcam Pucanglaban, Kepala Desa Manding beserta jajaran, serta mahasiswa KKN UIN Satu Tulungagung.
(Khairul Anam)
