Kades: Alhamdulillah Tidak Ada Warga Kami Yang Kena Virus Corona
CB, TULUNGAGUNG – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLTDD di Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, tahun ini ada penurunan. Pasalnya, pada tahun 2020 berkisar 96 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berhak menerima bantuan dan untuk tahun ini hanya 80 KPM saja yang berhak menerima BLTDD tersebut.
“Alhamdulillah untuk hari ini (Rabu 10/03, red) pencairan BLTDD yang ke-tiga sejumlah 80 penerima dan yang awalnya 96 KPM itu berjalan lancar. Jadi untuk tahun ini ada pengurangan 16 penerima,’ kata Kades Banjarejo, Zainuddin Jawahir kepada Cahaya Baru.
Untuk pendeketan pada warga, tambah kades yang dekat dengan wartawan ini, yakni terkait progres yang sudah berjalan selama satu tahun ini dengan Desa Tangguh, berbuah manis. Alhasil, tak satu pun dari warganya yang kena Virus Covid-19 ini.
“Progres yang kita terapkan hari demi hari selama bulan tiga dari tahun kemarin sudah kita terapkan dan juga sebagai Desa Tangguh Rejotangan. Dan penerapan dari RT kebawah, Alhamdulillah tidak ada warga kami yang kena Virus Corona,” jelas kades yang juga selalu dekat warganya itu sembari menghisap rokok Dji Sam Soe hitam kesukaannya.
Selain 80 penerima BLTDD itu, imbuhnya, warganya juga ada yang mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) berkisar 108 orang dan sebanyak 244 warga mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). “Semoga dengan bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” katanya.
Sementara itu, Mukari (77), satu dari 80 KPM ini merasa lega dengan masih menerima bantuan dari pemerintah tersebut. Disisi lain, dirinya sangat takut adanya virus yang menggemparkan dunia itu. Untuk itu, ia pun harus patuh serta harus mentaati peraturan pemerintah. Bahkan kegiatan rutin, yakni yasin tahlil untuk sementara pun masih diberhentikan.
“Alhamdulillah masih bisa untuk menyambung hidup mas. Dan, Alhamdulillah pula bapak kades bisa mengerti dan bisa memahami kesulitan yang selama ini kami rasakan,” kata Mukari pada Cahaya Baru.
Hal yang sama juga disampaikan Karminah (85), yakni dengan masih adanya bantuan sosial tersebut sangat membantu rakyat kecil dan tentunya untuk menyambung kebutuhan sehari-harinya. Untuk itu, dia pun tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih pada pemerintah kalau dirinya masih mendapat jatah bansos tersebut.
“Mugi-mugi sami Paring sehat Sedoyo (semoga pada diberi kesehatan semua), ugi pak kades tansah pinaringan kesehatan (dan pak kades selalu mendapatkan kesehatan),” kata Karmanih saat menunggu antrian BLTDD di Desa Banjarejo itu kepada Cahaya Baru.(rul)
