CB, TULUNGAGUNG – Upaya mendukung suksesnya program pemerintah guna menekan angka penyebaran Covid-19, Dinas Kesehatan Pemkab Tulungagung, mengadakan Pos Pelayanan Vaksinasi Drive Thru atau layanan vaksinasi tanpa turun kendaraan di Gedung Olahraga (GOR) Lembu Peteng. Kali ini, kelompok lanjut usia (lansia) usia 50 tahun ke atas menjadi target prioritas dalam vaksin Covid-19.
Mereka, termasuk dalam golongan usia yang memiliki penyakit penyerta seperti penyakit hipertensi, diabetes, ginjal, jantung dan stroke. Selain itu, sistem imun lemah perlu dilindungi karena rentan terhadap penularan Covid-19. Untuk mempercepat program vaksinasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung bersama tiga pilar bekerjasama dengan beberapa pihak Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Muhamadiyah Bandung, PKM Besole dan Prima Medika terlihat semakin kompak.
Sedangkan dengan kapasitas halaman GOR Lembupeteng dengan target 1000 orang, yakni vaksinasi dosis pertama, lansia dan pra lansia yang mendaftar vaksinasi tercatat minim beekisar 407 orang. Untuk Layanan Vaksinasi Drive Thru tersebut dibuka selama dua hari.
Sedangkan untuk vaksinasi lansia dan pra lansia ini sendiri, tidak dipungut biaya sama dan berlaku untuk warga Kabupaten Tulungagung dengan hanya membawa fotocopy KTP.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka menjelaskan, lansia dikategorikan sebagai kelompok beresiko tinggi, melalui Vaksinasi Drive Thru, dinas kesehatan dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan vaksin yang aman dan praktis.
“Kita harap dapat mencapai cakupan minimal 60 hingga 70 persen sasaran sampai akhir Juni 2021. Untuk sekarang pencapaian 58 persen dari sasaran 117 ribu orang dan semoga besuk bisa memenuhi target,” kata Didik Eka usai mengadakan vaksinasi di GOR Lembu Peteng.
Untuk dosis satu dan dosis dua, imbuh Didik, jumlah peserta sudah mencapai 58 persen. Vaksinasi warga lanjut usia ini data peserta diperoleh dari Disdukcapil.
“Untuk pra lansia dan lansia jumlahnya sekitar 400 ribu sasaran dan ini akan disingkronkan jumlah pendaftar vaksinasi lansia dengan jumlah data warga,” jelasnya.(Khairul)
