CB, GRESIK – Proses dan hasil dari pada penyelenggaraan pendidikan daerah, menjadi tema dalam penyajian artikel karya jurnalistik kali ini. Bersama wajah baru tenaga fungsional pendidikan Sekolah Lanjutan Menengah Pertama (SLTP/SMP) Negeri 2 Benjeng, kabupaten Gresik, sebelum berganti nama lembaga setelah melalui kebijakan dari pemangku kepentingan sekolah beberapa tahun lalu.
Sebut saja Anam Widodo, S2, insan pendidik daerah kabupaten Gresik yang kini telah menduduki atau menjabat sebagai Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 2 Benjeng, Gresik, berkat beberapa kali rolling atau mutasi bagi para tenaga fungsional pemerintah daerah dan/atau serta melalui uji tes kelayakan sebagai Kepala Sekolah.
Anam Widodo, S2, sebelumnya telah menjabat sebagai guru dilembaga pendidikan pada tingkat yang sama yaitu SMP Negeri 3 Balongpanggang. Jika menilik sepintas tentang referensi dan/atau latar belakang yang tergolong sangat menjanjikan yaitu tidak sebentar dalam bergelut dan maupun telah malang melintang didunia pendidikan daerah.
Anam Widodo, S2, tentu melalui kredibel dan dedikasinya dalam memimpin sebuah lembaga pendidikan sekolah saat ini, jika berperan secara maksimal dan sekaligus profesional, maka keberhasilan dalam proses penyelenggaraan pendidikan daerah khususnya, akan menjadi ekspektasi.
Gedung SMP Negeri 2 Benjeng, tepatnya terletak di Desa Balong Mojo, kecamatan Benjeng, letak gedung sekolah yang jauh dari keramaian kota dan/atau jalan raya utama, masih banyak dijumpai lahan pertanian penduduk desa setempat dan disekitarnya yang mengelilingi area sekolah, ditambah nuansa pedesaan yang sangat kental terasa, jauh dari pola kehidupan modern, tentu akan sangat berpengaruh dalam dan pada proses penyelenggaraan pendidikan sekolah.
Lingkungan sekolah menjadi catatan dan observasi tersendiri bagi awak media, selain profesionalisme para tenaga pendidik sebagai faktor utama dalam menentukan dan sekaligus meraih hasil, maka lingkungan dalam dan diluar area sekolah juga sangatlah berpengaruh terlebih dapat mengkontaminasi pola dan gaya hidup dari para peserta didik nantinya.
Secara pribadi, ide dan gagasan tentang hal ini telah menjadi kesesuaian tajuk perspektif saat perbincangan singkat bersama, dalam rangka menyatukan persepsi personal antara Anam Widodo, S2, dengan awak media, bahwa relatif menyimpulkan substantif dan esensi penyelenggaraan pendidikan dengan menimbang dan menakar hasil sementara ini, yang sekaligus akan menentukan arah dalam menakhodai sebuah lembaga sekolah, khususnya di wilayah daerah.
Reflek, respon yang sangat tampak diluar kepala saat bertutur dalam menjawab, bagi Anam Widodo, S2, jika berdasarkan dari hasil komunikasi sementara dan masukan dari segenap para tenaga atau karyawan sekolah, dirinya akan telebih dahulu memprioritaskan proses dan hasil penyelenggaraan pendidikan dilembaganya yaitu tentang pendidikan non formal khususnya dibidang pendidikan Agama, menjadi substansi perbincangan.
Jika benar masukan yang diterima oleh Anam Widodo, S2, selaku Kasek yang baru pada lembaga SMP Negeri 2 Benjeng, bahwa 70% dari keseluruhan jumlah peserta didik masih terbilang minus dalam memahami Agama, maka akan menjadi beban dan tantangan tersendiri bagi Anam Widodo, S2, selaku Kasek, menuturkan.
Kawatir dan sangat mencemaskan, nampak tegang terlihat dari raut wajah dan intonasi Anam Widodo, S2, saat mengungkapkan prioritas kinerja personalitasnya, yaitu bila nantinya atau dikemudian hari, baik selepas dirinya berpindah atau tidak menjabat lagi, yaitu jika para peserta didik yang telah lulus sekolah dari SMP Negeri 2 Benjeng, dalam mencerap mata pelajaran pendidikan non formal yaitu khususnya dibidang ilmu pengetahuan Agama, belum atau kurang maksimal dalam memperoleh dan terlebih memahami sekaligus mengamalkannya.
Mengingat telah diberlakukannya lagi pembatasan ruang lingkup pada proses penyelenggaran pendidikan sekolah oleh pemerintah daerah akibat wabah pandemi dengan varian baru, bagi Anam Widodo, S2, selain menjadikannya tidak dapat leluasa dalam menerapkan baik konsep dan strategi kinerja personalnya, namun telah menggaris bawahi tentang apa yang harus dan penting dia lakukan untuk saat ini.
Pertemuan singkat dengan awak media Cetak & Online Cahaya Baru, Senin (14/02/2022) diruang tamu sekolah, bersama Anam Widodo, S2, yang baru menginjak beberapa minggu menjabat sebagai Kasek, dengan sudi dan menyempatkan diri guna bercakap-cakap atau berbincang bersama personal pers media, menjadi kehormatan tersendiri dan tentu sangatlah berkesan, besar harapan melalui narasi karya artikel ini dapat pula bermanfaat bagi publik, kiranya nilai tukar manfaat adalah esensi pendidikan dan sekaligus menjadi hikma awal dari komunikasi ini.bersambung.(Sub)
