Pasca Chikungunya Serang Belasan Warga Gilang, Dinkes Tulungagung Lakukan Pengobatan Massal dan Tabur Bubuk Larvasida 

CB, TULUNGAGUNG-Belum lama ini belasan warga Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, diserang virus chikungunya. Tak pelak, belasan warga di dua RT ini alami gejala demam, gatal dan panas mendadak. Chikungunya ini sendiri serang warga dari usia anak-anak hingga dewasa.

Namun, efek yang paling parah dialami pada warga lanjut usia (lansia) hingga mengalami kelumpuhan. Dan, kejadian yang sempat menggemparkan ini, adalah kali pertama yang dirasakan warga Desa Gilang.

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung dr Kasil Rochmat melalui Kepala Bidang (Kabid) P2P Didik Eka membenarkan dan sebelumnya dirinya telah menerima informasi adanya warga Desa Gilang Kecamatan Ngunut yang alami gejala seperti chikungunya.

“Jadi, minggu yang lalu kita menerima informasi ada masyarakat yang bergejala mirip cikungunya, terus kemudian kita pastikan dilokasi dan kemudian kita tes ternyata benar cikungunya,” kata Didik Eka saat dikonfirmasi Cahaya Baru di kantornya, Senin (09/01).

Didik Eka juga mengatakan, setelah pihaknya datang kelokasi, yakni dari 18 orang yang diketuai terserang chikungunya itu menjadi 35 orang.

“Jumlah terakhir yang ada di diangka 35 yang menyerang dua RT di Desa Gilang itu,” jelas Didik Eka.

Dan, lanjutnya, setelah mengetahui pasti adanya masyarakat positif chikungunya, pihaknya pun langsung melakukan penanganan serius, yakni upaya memutus mata rantai penyebaran virus chikungunya itu

“Setelah kita tahu pasti bahwa masyarakat tersebut memang benar-benar terserang chikungunya, maka kita gerak cepat mengadakan pengobatan massal, sekaligus penyuluhan dan pembagian larvasida untuk satu desa tersebut,” paparnya.

Masih kata Didik, di hari berikutnya setelah pengobatan massal kita lakukan bersama dengan Forkopimcam untuk melakukan penaburan bubuk larvasida dan dilanjutkan dengan fogging

“Alhamdulillah setelah fogging, pagi ini (Senin 09/01, red) kita check tidak ada tambahan kasus,” kata Didik.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *