CB, Magetan – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Magetan menggelar Sosialisasi Pencegahan Rokok Ilegal yang bertempat di Pasar Legi, Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Sabtu (24/6/2023).
Dari pantauan, sosialisasi pada kali ini masyarakat wilayah Kartoharjo dan sekitarnya disuguhkan beberapa hiburan dari Campursari, Jaranan hingga pagelaran Reog.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Magetan Suprawoto yang diwakili oleh Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Forkopimca Kartoharjo dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Bea dan Cukai Madiun, Polres Magetan dan Kejaksaan Negeri Magetan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Rudy Harsono melalui Kepala Bidang Penegak Perda (Kabid Gakkda) Pol PP dan Damkar Magetan Gunendar kepada cahayabaru mengatakan, sosialisasi ini dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat akan manfaat dan pentingnya Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) kepada masyarakat.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kita lakukan sosialisasi di seluruh wilayah Kabupaten Magetan dengan harapkan memberikan pemahaman akan manfaat dari DBHCT ini, untuk tahun ini kita ada 18 kegiatan dan pada kali ini ialah kegiatan yang ke 8, “jelas Gunendar.
Selain itu, Lanjut Gunendar memaparkan, sosialisasi ini juga untuk menekan angka peredaran rokok ilegal yang ada di Magetan dengan memberikan pemahaman beserta mengenalkan ciri-ciri rokok ilegal dan juga sanksinya kepada masyarakat dengan harapan masyarakat juga turit membantu dalam pemberantasan rokok ilegal.
“Kita berikan edukasi kepada masyarakat akan sanksi peredaran rokok ilegal dan juga mengenalkan ciri-cirinya agar masyarakat juga ikut membantu dalam memberantas peredaran rokok ilegal, “paparnya.
Sebagai informasi, perkembangan dari sosialisasi peredaran rokok ilegal pada tahun ke 2 oleh Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan di wilayah Kartoharjo ini membuahkan hasil karena jumlah temuan rokok ilegal di wilayah tersebut mengalami penurunan jumlah temuan dan untuk tahun ini hanya ada di satu hingga dua tempat.
(Caknan/ADV)
