Proyek 11 Milyar Lebih Disoal, Netizen: Dikerjakan Orang Mantan Bupati Lumajang Benarkah?

CB-Lumajang, Di era digital seperti sekarang ini masyarakat sudah mulai kritis, melihat proyek pembangunan yang dilakukan pemerintah dinilai kurang sesuai alias asal-asalan. Langsung mengunggah dimedia sosial Seperti yang diungkapkan salah seorang warga di Grup Media Sosial Lapor Lumajang pada tanggal 10 Agustus lalu:

“Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab Lumajang mohon untuk mengawasi pelebaran jalan yang di cor karna tanahnya hanya di timbun biasa tidak di padatkan alatnya hanya buat perlengkapan saja sayang dana segitu besar dan kasihan warga yang tanahnya telah terkurangi bahkan ada pagarnya yang di robohkan sedangkan pengerjaannya asal2an takkan bertahan lama kalau dah di lewati beban berat karna bawahnya cuman tanah sawah,” terangnya sembari nama pribadinya disembunyikan.

Pantauan media ini di Grup Lapor Lumajang Kamis (22/8/2024) tadi. Unggahan tersebut masih ada, meski kolom komentar sudah di non aktifkan.

Sontak apa yang diunggah netizen anonim langsung mendapatkan tanggapan Dinas PUTR Kabupaten Lumajang. Melalu akun media sosialnya  @Dinasputr Lumajang
Terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya, Segera kami tindak lanjuti, dan untuk kedepan menjadi lebih baik. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Sementara itu akun @Andy Sofyan Masyhudi mengatakan:
Sing due CV wonge mantan bupati. Kantore dek kidule masjid al huda.

Akun @Moch Faisol juga berkomentar: ws gak kaget..rakyat ws paham lek iku passti dikorup..mangkane gak iro awet ,pancen gak digawe awet dalane,ben proyek mpaku terus ,jarno ws nkok lek wayae oleh azab pasti turun  iku pasti sudah janji allah

@Bagus Prakoso berkomentar:
maklum bos, Kate oleh proyek leren tuku sek..
intine wani piro.. 11M iku seng d trimo kontraktor 70 – 80% ( kotor ) sisane wes paham lah..

Perlu diketahui proyek jalan senilai Rp 11 Milyar lebih itu berada di Dusun Igirigir Desa Darungan Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Peran aktif dan kritik membangun dari masyarakat perlu mendapatkan apresiasi. Sayangnya, tidak semua bisa menyampaikan karena jika unggahan mulai banyak mendapatkan sorotan dari netizen. Admin grup langsung menonaktifkan komentar. (Bersambung)

Reporter:(Har/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *