CB Blitar – Desa Sumberingin, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, tengah melaksanakan kegiatan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) guna mendukung ketahanan pangan di daerah tersebut. Pembangunan JUT yang dilakukan berupa rabat beton, berlangsung dari pertengahan bulan Maret hingga selesai pada 5 April 2024 yang lalu. Proyek ini difokuskan di Dusun Sumberingin pada dua lokasi yang memiliki panjang masing-masing 60 meter dilaksanakan pada 29 Maret sampai 9 April 2024 dan yang lokasi kedua 265 meter dikerjakan pada 20 Mei hingga 28 Juni 2024.
Kepala Desa Sumberingin, Jaka Waluyo menyampaikan bahwa pembangunan JUT ini yang 60 meter menggunakan biaya senilai Rp.26.587.500,’ dan yang 265 meter sebesar Rp.123.344.000,- merupakan salah satu prioritas utama dalam penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2024. Program ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas para petani dalam mengangkut hasil panen mereka dari lahan pertanian ke pusat-pusat distribusi.
“Kami berupaya memaksimalkan penggunaan Dana Desa untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi sumber utama perekonomian masyarakat,” ujar Kades saat dikonfirmasi, Rabu,(6/11/2024)
Menurut Kades Sumberingin, kondisi infrastruktur jalan menuju lahan pertanian yang kurang memadai selama ini menjadi kendala bagi para petani dalam menjalankan kegiatan pertanian. Dengan adanya rabat beton pada JUT, para petani akan lebih mudah mengakses lahan mereka, khususnya saat musim panen. Jalan yang sebelumnya berlumpur saat hujan, kini akan lebih mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Pembangunan JUT ini juga merupakan langkah nyata pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan. Meningkatnya aksesibilitas ke lahan pertanian akan meningkatkan produktivitas serta meminimalisir kehilangan hasil panen akibat kerusakan pada saat transportasi. Hal ini sejalan dengan salah satu tujuan Dana Desa, yaitu meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat desa,” tuturnya.
“Dari sisi ekonomi, peningkatan aksesibilitas melalui pembangunan jalan usaha tani ini diharapkan dapat mengurangi biaya distribusi hasil pertanian. Dengan biaya yang lebih rendah, pendapatan petani dapat meningkat dan mereka dapat mengalokasikan keuntungan yang diperoleh untuk pengembangan usaha tani mereka. Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian desa secara keseluruhan dan menambah kesejahteraan para petani di Desa Sumberingin,” imbuh Jaka Waluyo Kades Sumberingin.
Krisnowo (51), salah satu petani di Dusun Sumberingin, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah desa. Ia menyampaikan bahwa JUT yang dibangun di dua lokasi ini akan sangat membantu para petani.
“Dengan adanya jalan ini, akses kami ke sawah jadi lebih mudah, dan tentu akan membantu pengangkutan hasil tani,” ungkap Krisnowo.
Pembangunan JUT rabat beton ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian desa secara keseluruhan. Selain memudahkan akses para petani, pembangunan ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat yang dilibatkan dalam proses pembangunan. Pemerintah desa bekerja sama dengan warga dalam pengerjaan rabat beton, yang juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat.
“Tidak hanya petani, warga umum juga merasakan manfaat pembangunan JUT ini. Akses jalan yang lebih baik tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian tetapi juga mendukung berbagai aktivitas ekonomi di desa, seperti pengangkutan bahan pangan dan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Hal ini diharapkan akan memberikan efek domino dalam memajukan perekonomian masyarakat desa,” katanya.
“Dengan selesainya pembangunan JUT, Pemerintah Desa Sumberingin optimis bahwa peningkatan infrastruktur pertanian ini akan mendukung upaya ketahanan pangan dan perekonomian desa,” pungkasnya. (Pram).
