CB Blitar – RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar kembali menghadirkan inovasi layanan kesehatan dengan meluncurkan program ARJUNO (Antar Obat Njujug Omah). Program ini dirancang khusus untuk memudahkan pasien poli jantung dalam mendapatkan obat tanpa harus datang langsung ke rumah sakit.
ARJUNO bertujuan meningkatkan kenyamanan pasien dengan menghadirkan layanan antar obat langsung ke rumah mereka. Dengan adanya program ini, pasien yang berdomisili di Kota Blitar tidak perlu lagi mengalami kelelahan atau keterlambatan dalam mengonsumsi obat, yang sangat penting bagi keberlanjutan pengobatan penyakit jantung.
Direktur RSUD Mardi Waluyo, dr. M. Muchlis, M.MRS, dalam wawancara via telepon pada 10 Maret 2025, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien.
“Kami memahami bahwa pasien jantung membutuhkan akses obat yang cepat dan mudah. Dengan ARJUNO, kami berharap mereka dapat lebih fokus pada pemulihan tanpa khawatir akan ketersediaan obat,” ujar dr. Muchlis.
Selain mempermudah pasien, program ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di rumah sakit, terutama di bagian farmasi dan poli jantung. Dengan demikian, pelayanan medis bagi pasien lain dapat lebih optimal tanpa antrean panjang yang berlebihan.
Sejumlah pasien poli jantung yang telah mencoba layanan ARJUNO mengapresiasi langkah ini. Dani, warga Kelurahan Sukorejo, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu, terutama bagi pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Ke depan, RSUD Mardi Waluyo berencana mengembangkan layanan serupa untuk pasien dengan penyakit kronis lainnya. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Blitar.
Dengan hadirnya ARJUNO, diharapkan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat langsung dari layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan tanpa hambatan. (Pram)
