200 Becak Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu, Bupati: Ini Amanah Negara

CB, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menggelar Pelatihan Bantuan Becak Listrik Presiden Republik Indonesia di Pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso, Kamis (8/1/26). Sebanyak 200 unit becak listrik disalurkan kepada pengemudi becak berusia di atas 60 tahun dan keluarga kurang mampu.

Bantuan becak listrik gratis tersebut diharapkan mampu meringankan beban kerja para pengemudi becak lanjut usia sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka secara lebih manusiawi.

Bupati menegaskan bahwa becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut tidak boleh diperjualbelikan, dialihkan, ataupun dikenakan pungutan dalam bentuk apa pun. Ia memastikan tidak ada biaya maupun imbalan yang dibebankan kepada penerima bantuan.

“Kami harap bantuan becak listrik ini tidak dijual dan tidak dialihkan. Jika ada pihak yang meminta bayaran dengan mengatasnamakan siapa pun, itu jelas pelanggaran,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas kepeduliannya terhadap masyarakat kecil, khususnya pengemudi becak di Kabupaten Tulungagung.

Dan, program bantuan ini dilaksanakan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung serta didukung oleh PT Pindad.

“Melalui becak listrik ini, Presiden Prabowo ingin para pengemudi becak yang sudah sepuh tetap bisa bekerja lebih ringan dan lebih layak. Ini bentuk nyata kepedulian negara terhadap rakyat kecil,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa pendataan dan verifikasi penerima bantuan dilakukan secara ketat, transparan, dan tepat sasaran. Ia juga mengingatkan para penerima agar merawat becak listrik tersebut dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pemkab Tulungagung, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan pekerja sektor informal.

“Pembangunan yang adil adalah pembangunan yang tidak meninggalkan siapa pun. Semua lapisan masyarakat harus merasakan hasil pembangunan,” tandasnya.

Bupati Gatut Sunu kembali menegaskan bahwa becak listrik tersebut merupakan amanah negara yang tidak boleh disalahgunakan. “Ini wujud kehadiran negara. Jaga, rawat, dan manfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu tukang becak penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan ini. Kami para tukang becak di Tulungagung selalu mendoakan beliau sehat dan amanah memimpin negeri ini. Terima kasih juga kepada Bapak Bupati Gatut Sunu yang terus peduli kepada masyarakat kecil,” ucap Karman penuh semangat.

Dengan penegasan larangan jual beli dan pungutan, Pemkab Tulungagung memastikan bantuan becak listrik Presiden Prabowo benar-benar tepat sasaran dan menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah rakyat kecil. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *