Terpilih Aklamasi, Ustaz H. Jumade Resmi Nakhodai PCNU Tolitoli Periode 2026-2031

CB, TOLITOLI — Perhelatan lima tahunan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VI Nahdlatul Ulama Kabupaten Tolitoli yang digelar di Aula Kementerian Agama Tolitoli pada Selasa (30/6/2026) berlangsung dengan khidmat. Forum tertinggi tingkat kabupaten ini melahirkan nakhoda baru setelah Ustadz H. Jumade, S.Ag, M.Pd terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tolitoli periode 2026-2031, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Ustadz Jabir Rabbile.
Kegiatan strategis ini diikuti oleh delegasi dari 10 kecamatan atau Majelis Wakil Cabang (MWC NU) se-Kabupaten Tolitoli. Selain sebagai ajang regenerasi kepemimpinan, Konfercab VI ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah gerak dan khidmah NU di Tolitoli selama lima tahun ke depan.

Dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua PCNU terpilih, Ustaz H. Jumade menegaskan langkah taktis yang akan segera ia ambil. Ia berkomitmen untuk melakukan evaluasi total dan pembenahan struktur organisasi agar kehadiran NU semakin dirasakan oleh masyarakat akar rumput.
“Kami akan melakukan evaluasi besar-besaran dan restrukturisasi kepengurusan solid sampai pada tingkat ranting (desa). Tujuannya jelas, agar pelayanan terhadap warga Nahdliyin dapat menyentuh pelosok-pelosok desa dengan melibatkan sinergi dari semua pihak,” ujar Ustaz Jumade optimis.

Harapan besar juga datang dari eksternal dan badan otonom NU. Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdatul ulama (LAKPESDAM NU) Kabupaten Tolitoli, Fahrul Baramuli, mengingatkan bahwa kepengurusan baru memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) besar yang menuntut penyelesaian cepat dan tepat.
Fahrul memetakan beberapa poin krusial yang harus menjadi prioritas PCNU Tolitoli ke depan,. Segera membangun Central Information sebagai pusat data dan komunikasi publik organisasi.
Melakukan pendataan kader secara valid serta memperkuat proses kaderisasi yang berjenjang dan sistematis.
Membangun kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Daerah Tolitoli untuk mengawal dan menyelesaikan berbagai problem sosial di masyarakat.
Mengakomodir total kepentingan pondok pesantren di Tolitoli agar mampu tumbuh kuat, unggul secara kualitas pendidikan, dan siap bersaing sehat dengan sekolah-sekolah umum.
“Kami berharap dengan wajah baru kepengurusan ini, NU Tolitoli semakin kokoh, inklusif, dan menjadi pilar penting dalam kemajuan daerah,” pungkas Fahrul. (Ksr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *