Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Situasi Darurat, RSUD Lanto Daeng Pasewang Gelar Pelatihan K3 Dan Simulasi

CB, JENEPONTO – Demi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg. Pasewang Kab. Jeneponto menggelar kegiatan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Simulasi Penanganan Bencana dan Kebakaran pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini juga akan mencakup adegan simulasi penanganan pasien baik dari pelayanan rawat inap maupun rawat jalan.

Kegiatan ini akan melibatkan berbagai unsur di rumah sakit, yakni mulai dari bagian pelayanan medis hingga jajaran manajemen. Turut menghadiri acara adalah Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Lanto Dg. Pasewang beserta para wakil direktur, kepala bidang, kepala bagian, kepala instalasi, staf medis, tenaga kesehatan, petugas keamanan, petugas kebersihan, dan petugas parkir. Selain itu, unsur Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga akan hadir, termasuk perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Kegiatan pelatihan diikuti Sebanyak 123 peserta yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta koordinasi dalam menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam atau kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Dalam kegiatan ini, Plt Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang menyebutkan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar keselamatan pasien.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan semua pegawai memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing saat terjadi keadaan darurat. Sehingga proses evakuasi dan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan pada hari ini dimulai pukul 09.00 WITA dengan penyampaian materi terkait K3, manajemen bencana, dan penanganan kebakaran. Setelah sesi materi selesai, tim narasumber akan bekerja sama dengan tim Dinas Pemadam Kebakaran untuk menyusun skenario simulasi.

Selanjutnya, pada pukul 13.00 WITA akan dilaksanakan simulasi penanganan bencana dan kebakaran yang melibatkan semua peserta sebagai bentuk implementasi materi yang telah diberikan.

Melalui pelatihan dan simulasi ini, RSUD Lanto Dg. Pasewang berharap seluruh sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit semakin siap menghadapi berbagai potensi keadaan darurat. Dengan demikian, keselamatan pasien, pengunjung, dan seluruh petugas dapat terjamin dengan baik. (Hamzah Sila).

Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Situasi Darurat, RSUD Lanto Daeng Pasewang Gelar Pelatihan K3 Dan Simulasi

Jeneponto, – Demi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg. Pasewang Kab. Jeneponto menggelar kegiatan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Simulasi Penanganan Bencana dan Kebakaran pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini juga akan mencakup adegan simulasi penanganan pasien baik dari pelayanan rawat inap maupun rawat jalan.

Kegiatan ini akan melibatkan berbagai unsur di rumah sakit, yakni mulai dari bagian pelayanan medis hingga jajaran manajemen. Turut menghadiri acara adalah Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Lanto Dg. Pasewang beserta para wakil direktur, kepala bidang, kepala bagian, kepala instalasi, staf medis, tenaga kesehatan, petugas keamanan, petugas kebersihan, dan petugas parkir. Selain itu, unsur Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga akan hadir, termasuk perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Kegiatan pelatihan diikuti Sebanyak 123 peserta yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta koordinasi dalam menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam atau kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Dalam kegiatan ini, Plt Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang menyebutkan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar keselamatan pasien.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan semua pegawai memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing saat terjadi keadaan darurat. Sehingga proses evakuasi dan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan pada hari ini dimulai pukul 09.00 WITA dengan penyampaian materi terkait K3, manajemen bencana, dan penanganan kebakaran. Setelah sesi materi selesai, tim narasumber akan bekerja sama dengan tim Dinas Pemadam Kebakaran untuk menyusun skenario simulasi.

Selanjutnya, pada pukul 13.00 WITA akan dilaksanakan simulasi penanganan bencana dan kebakaran yang melibatkan semua peserta sebagai bentuk implementasi materi yang telah diberikan.

Melalui pelatihan dan simulasi ini, RSUD Lanto Dg. Pasewang berharap seluruh sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit semakin siap menghadapi berbagai potensi keadaan darurat. Dengan demikian, keselamatan pasien, pengunjung, dan seluruh petugas dapat terjamin dengan baik. (Hamzah Sila).

Jeneponto, – Demi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg. Pasewang Kab. Jeneponto menggelar kegiatan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Simulasi Penanganan Bencana dan Kebakaran pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini juga akan mencakup adegan simulasi penanganan pasien baik dari pelayanan rawat inap maupun rawat jalan.

Kegiatan ini akan melibatkan berbagai unsur di rumah sakit, yakni mulai dari bagian pelayanan medis hingga jajaran manajemen. Turut menghadiri acara adalah Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Lanto Dg. Pasewang beserta para wakil direktur, kepala bidang, kepala bagian, kepala instalasi, staf medis, tenaga kesehatan, petugas keamanan, petugas kebersihan, dan petugas parkir. Selain itu, unsur Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga akan hadir, termasuk perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Kegiatan pelatihan diikuti Sebanyak 123 peserta yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta koordinasi dalam menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam atau kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Dalam kegiatan ini, Plt Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang menyebutkan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar keselamatan pasien.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan semua pegawai memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing saat terjadi keadaan darurat. Sehingga proses evakuasi dan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan pada hari ini dimulai pukul 09.00 WITA dengan penyampaian materi terkait K3, manajemen bencana, dan penanganan kebakaran. Setelah sesi materi selesai, tim narasumber akan bekerja sama dengan tim Dinas Pemadam Kebakaran untuk menyusun skenario simulasi.

Selanjutnya, pada pukul 13.00 WITA akan dilaksanakan simulasi penanganan bencana dan kebakaran yang melibatkan semua peserta sebagai bentuk implementasi materi yang telah diberikan.

Melalui pelatihan dan simulasi ini, RSUD Lanto Dg. Pasewang berharap seluruh sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit semakin siap menghadapi berbagai potensi keadaan darurat. Dengan demikian, keselamatan pasien, pengunjung, dan seluruh petugas dapat terjamin dengan baik. (Hamzah Sila).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *