BNNK Layak Berdiri di Jombang, Sumardi: Rentan Tinggi Peredaran Narkoba

CB, Surabaya- Anggota komisi A DPRD Jatim Sumardi mengatakan pembentukan BNNK di Jombang sangat mendesak karena wilayah ini merupakan jalur perlintasan strategis yang rentan terhadap peredaran gelap narkoba.

Kehadiran institusi tersebut bisa salah satu cara untuk membendung peredaran narkoba di Jombang,

“Kehadiran instansi vertikal ini dinilai krusial untuk menekan kasus penyalahgunaan, memperluas jangkauan rehabilitasi korban, dan melindungi generasi muda di “Kota Santri” tersebut,”kata politisi Golkar ini, Kamis (16/7/2026).

Pria asal Jombang ini lalu mengungkapkan kalau Jombang menjadi jalur lintas yang rentan, sehingga membutuhkan pengawasan dan penindakan khusus.

“Tingginya mobilitas masyarakat, termasuk banyaknya pendatang dan santri dari berbagai daerah yang datang ke Jombang, menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba apabila tidak diantisipasi sejak dini,”kata dia.

Dia lalu membeberkan peran BNNK jika berdiri di Jombang antara lain nantinya memperluas akses layanan pemulihan bagi korban dan pecandu agar mendapatkan pendampingan medis serta sosial yang tepat.

“Memudahkan penyuluhan bahaya narkoba secara terstruktur hingga ke lingkungan sekolah dan kawasan pondok pesantren,”jelasnya.

Sekedar diketahui, banyak kasus narkoba sering di ungkap pihak kepolisian di Jombang.

Penangkapan terhadap kurir dan pengedar narkoba (seperti sabu dan pil koplo) terus dilakukan oleh Polres Jombang. Penindakan ini menyasar berbagai jaringan, termasuk peredaran narkotika lintas kabupaten/kota.

Dan kasus yang menonjol di daerah tersebut adalah sempat dihebohkan dengan temuan budidaya ganja menggunakan sistem greenhouse. (Yudhie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *