CB, LUMAJANG – Program kampung tematik di Kabupaten Lumajang kini nampaknya semakin meluas. Dimana tiap kampung mulai berlomba untuk membuat dan menciptakan lingkungannya dalam suatu tema tertentu. Seperti yang dilakukan oleh warga Kelurahan Rogotrunan, mereka menciptakan lingkungan kampungnya menjadi Kampung JAMBU dan telah diresmikan oleh Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag, Jum’at (19/01/2018) ditandai dengan penandatangan prasasti.
Kampung JAMBU selain banyak ditemui pohon jambu di daerah ini, nama JAMBU sendiri merupakan singkatan dari Jernih Aman Mandiri Berseri dan Unggul. Bupati As’at mengapresiasi peran serta dan kekompakan masyarakat Kelurahan Rogotrunan yang secara mandiri menjadikan kampungnya lebih bersih dan berseri.
“Kita jaga lingkungan ini sebaik mungkin, sebersih mungkin biar jernih hatinya, selalu cerah dan selalu bisa dilihat kebersihan dan kekompakan masyarakatnya. Lumajang harus semakin kita cintai, karena Lumajang sudah semakin baik, semakin bersih, kota semakin tertata, di beberapa titik sudah mulai terang, Alun-Alun semakin bagus,” tutur Bupati.
Lurah Rogotrunan, Dra. Mawi Mujayanti menyampaikan bahwa Kampung JAMBU ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan pembangunan sarana infrastruktur dan sebagai wujud inovasi warga membangun lingkungan yang semula kumuh menjadi lebih tertata.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Lumajang, harapan kami dengan pencanangan ini warga di RW 13 Kelurahan Rogotrunan ini lebih memelihara lingkungannya supaya lebih berprestasi,” ujar Lurah Rogotrunan.
Selain meresmikan Kampung JAMBU, Bupati juga meresmikan Rumah Santri Raudhatul Rochmaniyah, dan mengikuti Jalan Sehat. Bupati juga menyerahkan bantuan dari Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) kepada 4 orang, berupa paket usaha dan uang tunai masing-masing senilai Rp. 2,5 juta . (Kominfo-lmj/had)
