CB, Gresik – Dalam beberapa minggu terakhir Kecamatan Duduksampeyan menjadi sorotan publik, lantaran beredarnya rekaman suara percakapan antara seseorang yang mirip suara Abdul wahab, Kades Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, dengan seseorang yang belum diketahui identitasnya.
Rekaman tersebut berisi pengakuan adanya pungli tahunan diambil dari DD dan ADD yang dilakukan oleh pihak Kecamatan, hal itu pun kini dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan apabila tidak terbukti benar.
Dalam rekaman suara tersebut, setidaknya Kades Pandanan menyebutkan, ada pungli senilai puluhan juta dengan dalih ongkos kerja kecamatan yang ditujukan untuk mengkondisikan instansi pemerintahan salah satunya Inspektorat.
Menurut Camat Duduksampeyan, Suropadi saat dihubungi via seluler, Selasa, (16/4) meng-klaim jika tuduhan Kades itu sangat serius karena harus ada data valid dan aktual atas apa yang disampaikan.
“Karena jika tidak (benar), tuduhan tersebut bisa menjadi fitnah dan menimbulkan kegaduhan disini (Duduksampeyan), tidak ada itu pungli tahunan, saya siap memberikan keterangan kapan pun,” ucap Suropadi, selasa (16/4).
Suropadi menekankan, bahwa tuduhan yang dikatakan kades pandanan merupakan hal yang serius karna menyangkut berbagai lembaga pemerintah.
“karena tuduhan itu menyangkut Lembaga inspektorat maka harus ditindak lanjuti sebagaimana aturan yang berlaku, intinya saya siap memberikan keterangan,” tutur Camat.
Atas dasar pernyataan Kades dalam rekaman suara itu, Inspektorat sejumlah enam orang dikabarkan sudah turun ke Desa Pandanan untuk klarifikasi. Namun menurut informasi di lapangan, Kades Pandanan saat di klarifikikasi tidak mengakui adanya percakapannya dalam rekaman tersebut.
Pernyataan Kades yang kini sudah dikonsumsi oleh masyarakat luas, Dengan keterbukaan dan sikap yang baik, akan diketahui kebenaran tuduhan yang disebut Kades.
“Ini harus dibuka segera, supaya Duduksampeyan ini tidak gaduh setiap hari,” tambah Suropadi.
Sementara itu, beredar kabar bahwa salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) akan berencana melaporkan Kades Pandanan terkait adanya pencemaran nama baik institusi pemerintahan atas tuduhannya itu. (Harry)
