CB, Surabaya – Sederetan Bencana alam menguji ketangguhan bangsa kita mulai dari gempa bumi di Lombok, tsunami dan gempa bumi di Palu, banjir, longsor yang terjadi sporadis di berbagai wilayah. Banyak korban nyawa juga kerugian materil dan dampaknya terhadap perekonomian di tahun ini. Duka kembali menyeruak dan melanda Republik Indonesia tetapi tidak dengan yang satu ini, dr. Aad Harharah, FS calon DPR – RI dapil I (Surabaya – Sidoarjo) dari Partai Berkarya. Beliau mementingkan kemanusiaan walaupun dia terjun di politik. Hal ini terbukti aktivitasnya di dalam fungsi sosial, tsunami yang baru – baru ini terjadi di Banten. Dengan membawa 1 unit mobil ambulan, 4 orang dokter, 2 perawat untuk membantu korban tsunami tersebut.
Politik bagi beliau adalah perlombaan untuk berbuat yang terbaik bukan untuk berlomba menunjukan kekuatan dan kekuasaan. Poling beliau adalah 39% terobosan dari Partai Berkarya yang dianggotakan mayoritas anak muda itu yang saat ini meningkat poling beliau di angka 46%. Popularitasnya di kalangan pemilih meninggalkan jauh caleg DPR – RI dapil I nomor urut 1 Bapak Priyo Budi santoso yang merupakan Sekretaris Jendral Partai Berkarya yang hanya mendapat nilai 19%. Pemilu dengan menggunakan merit system terbuka dalam menentukan sosok yang diusung dalam pemilihan anggota legislatif.
Harapan dari Partai Berkarya adalah dengan masuknya orang – orang baru dengan kapasitas yang terukur dalam wajah parlemen di Indonesia diharapkan bisa lebih baik dengan adanya tenaga baru. dr. Aad Harharah, FS selain berkegiatan di Rumah Sakit Cendana, beliau juga sebagai penasehat di Organisasi Kemasyarakatan GMDM (Garda Mencegah dan Mengobati) se Jawa Timur. Di dalam seluruh kegiatan beliau, selalu didampingi oleh Syehz Jamal Salim Aziz yang dengan setia sehingga membuat nyaman Beliau.Jaringan beliau sudah tersebar di Jawa Timur dikarenakan beliau berfikir untuk 4% perolehan suara Partai Berkarya di Jawa Timur. Beliau juga sudah merangkul beberapa komunitas diantaranya GMDM, Sehati, Kelompok Parkir, Suporter Sepak Bola (Bonek), para Kyiai dan Habaib. Di samping itu, ada kelompok UKM kota Surabaya, beberapa Majelis Ta’lim, diantaranya Tarbiyatul Qulum. Tidak tertinggal para Kyiai diantaranya Kyiai Ma’rus Malik dari bangkalan, Kyiai Harris Bunyamin dan Juga Kyiai Zainuddin yang selalu mensupport dan mendukung beliau dengan kekuatan Majelis Ta’lim nya. Beliau juga merangkul UPDT pasar Surabaya, PNB (Patriot Nusantara Berkarya) dan lainnya.
Merit System diharapkan bisa memancing orang – orang yang memiliki kapasitas yang ingin terjun ke dunia politik. Setiap kehadiran beliau di Surabaya selalu diikuti oleh para caleg dari DPRD tingkat 1 dan DPRD tingkat 2 yang sering saya lihat dan selalu melekat dengan beliau dari dapil I, dapil IV, dapil V kota Surabaya yang ingin berkerja sama dengan beliau di dalam mensosialisasikan Partai Berkarya di Surabaya. (Er)
