KEPSEK : Saya Tidak Pernah Mengusulkan… Itu Dari Kementerian Langsung
CB, DONGGALA – Sungguh malang nasib para peserta siswa yang tidak mendapatkan bantuan dana PIP ( Program Indonesia Pintar) sementara mereka ini berhak menerima bantuan tersebut malahan terbalik, para peserta kategori mampu atau tidak wajar menerima, malahan mereka mendapatkan bantuan dana PIP dan terdapat 29 orang Siswa yang diduga orang tuanya adalah PNS.
Maka dari itu warga Desa Sirenja Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Profinsi Sulawesi Tengah keberatan dengan hal tersebut dan meminta kepada pihak pemerintah agar mengklarifikasi data-data yang diusulkan untuk mendapatkan dana PIP.
Hal ini terjadi di Sekolah SMP Negeri I Sirenja Umar SE, selaku kepala sekolah mengatakan, ”saya tidak pernah mengusulkan data-data tersebut, hanya memberikan data –data ke Dapodik dan kalau mau cari tau seperti kejadian ini disekolah SMA pun ada atau sekolah lainya, itu banyak bukan hanya saya,”katanya
Sementara itu Umar sendiri sempat meminta jangan dulu di beritakan telusuri sekolah lainya.. ada apa… gerangan ..??? sekolah ini memiliki jumlah murid sangat banyak sekitar 637 dari kelas 1 sampai 3 yang menerima dana PIP adalah 520 Murid.
Sementara dari semua pihak sekolah sudah mengetahui, bagaimana proses petunjuk didalam pengusulan data para penerima dana PIP dengan aturan yang berlaku, hal ini disampaikan dari berbagai Pihak Sekolah yang telah di Investigasi oleh awak Media. Yaitu sebagai berikut :
para peserta didik yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan /berbagai pertimbangan khusus , yaitu para peserta didik yang berasal dari peserta program harapan (PKH), para peserta didik memegang kartu keluarga sejahterah (KKS),para peserta didik sebagai /yatim/piatu dari sekolah /panti sosial , para peserta didik terkena bencana alam dan lain-lain yang terkait bagaimana yang harus menerima dana tersbut.
Umar juga menyampaikan tidak pernah mengikuti pembahasan tentang dana PIP sehingga disini menjadi alasannaya ketika diwawancarai namun harapan besar bagi warga Sirenja ini agar adil dalam mengusulkan dana PIP tersebut (Indra)
