KAPOLRES LUMAJANG ADAKAN LOMBA BURUNG KICAU TINGKAT NASIONAL, PESERTANYA DARI BERBAGAI PROVINSI

CB, LUMAJANG – Tak henti hentinya berinovasi, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH terus berikan ruang bagi warga Lumajang khususnya untuk berkreasi. Yang terbaru, kemarin (Minggu, 24 Maret 2019) Kapolres Lumajang memberikan wadah bagi para ‘kicau mania’ untuk berkompetisi yang diselenggarakan di pelataran Stadion Semeru Lumajang. Dalam lomba burung tingkat nasional dengan nama ‘Kapolres Lumajang cup 2019’ tersebut, nampak para penggila burung dari berbagai daerah seperti Malang, Jember, Surabaya hingga Bali, Semarang dan Jogjakarta ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Panitia sendiri menyiapkan total hadiah hingga 40 Juta Rupiah untuk para pemenang. Total ada 6 kelas yang diperlombakan, yang dibagi dalam 37 kloter.

“Lomba burung kicau ini adalah sebuah wadah yang kami sediakan bagi masyarakat pencinta burung kicau. dengan wadah ini, kami ingin hobby mereka bisa di salurkan ke hal yakg positif. Kegiatan ini juga sebagai sarana silaturahmi kami dan antar para pecinta burung kicau” Ungkap Arsal saat membuka lomba tersebut.

Selain itu Kapolres juga menambahkan dengan menggeluti hobi burung tersebut, para pecinta burung juga dapat meraup pundi pundi Rupiah. “Pepatah mengatakan, pekerjaan terbaik adalah hobi yang menghasilkan uang. Maka dari itu, para pecinta burung sekalian juga saya harapkan dapat mengembangkan burung-burungnya ini tidak hanya sebagai sebuah hobi, namun juga dapat dijadikan usaha sampingan yang dapat menghasilkan uang. Saya yakin para pecinta burung disini jika memiliki niat serta tekat, akan mampu menghasilkan bisnis yang menjanjikan melalui hobinya tersebut” tegasnya.

Riyadin, salah satu peserta lomba yang berasal dari Lumajang mengatakan meskipun burungnya kalah dalam kompetisi namun tetap menerima dengan lapang dada. “Iya, tadi ikut lomba dalam dua kelas namun semuanya kalah. Saya juga mengakui burung dari lawan memang memilki suara yang lebih panjang ketimbang burung yang saya turunkan. Namun tak masalah, saya berharap semoga di lomba yang lain burung saya dapat memenangkan piala” ungkapnya dengan cukup semangat.”(Hardi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *