CB- Lumajang, AKBP Adewira Siregar, S.I.K., M.Si. saat memberikan paparan pada rapat Koordinasi Tiga Pilar Peningkatan Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Lumajang, Menjelang pelaksanan pemilihan Pilkades 2019 serentak di Kabupaten Lumajang.
Mari kita jaga dan pelihara komunikasi dan koordinasi serta silahtrurahmi untuk menjamin pelaksanaan Pilkades serentak di 158 desa agar bisa terselenggara dengan aman, tertib dan demokratis, demikian yang disampaikan oleh Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), saat membuka acara Rapat Koordinasi Peningkatan Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban Umum di Wilayah Kabupaten Lumajang, Kamis (12/12) pagi, yang diselenggarakan di Gedung Panti PKK Kabupaten Lumajang.
Dijelaskan, pelaksanaan demokrasi ini adalah hajat yang langsung melibatkan masyarakat. Oleh karena itu masyarakat juga harus menyambutnya dengan rasa senang, jangan sampai ada intimidasi yang nantinya bisa mengganggu dalam pelaksanaan demokrasi tersebut.
“Bahaya dari pada manipolik pada setiap demokrasi pasti terjadi. Itupun di mana saja. Untuk itu, kami berharap kepada Bapak Dandim dan Bapak Kapolres,supaya nanti mengintruksikan kepada jajaranya untuk bersikap profesional dan netral dalam pengamanan Pilkades nanti,” ujar Bunda Indah.
Lebih lamjut Bunda Indah berpesan kepada para Camat, Satgas Desa supaya diperhatikan peralatan dan kelengkapannya. Misalnya, rompi dan HT, itu semua sudah anggaranya dan harus segera dilengkapi.
“Ketertiban kelancaran dan keamanan pelaksanaan pilkades, menjadi tolak ukur kerja sama antara TNI, Polri dan Satpol PP dalam rangka menciptakan Iklim demokrasi yang sesuai dengan dinamika peradapan manusia,” pungkas Bunda Indah.
Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar dalam sambutannya menjelaskan, demi berjalanya Pilkades serentak dengan baik dan aman oleh karena itu kita sebagai tim keamanan harus bisa dan bekerja semaksimal mungkin “Terhitung mulai tanggal 14,15,16 Desember 2019, merupakan hari tenang tidak boleh ada lagi calon kades yang berkampanye, apa lagi sampai keliling,”tegas Kapolres Lumajang yang baru 10 hari menjabat.
Kapolres berpesan, jangan sampai dalam pelaksanaan Pilkades nanti ada manipolik dari para calon kades. Selain itu, jangan sampai pada waktu pelaksanaan Pilkades ada kontak fisik baik pih secara dini. Nanti kita juga akan mendatangkan Brimob dari Polda Jatim, guna untuk membantu dalam menjaga pelaksanaan Pilkades,”tutupnya.
Sementara itu, tidak banyak yang disampaikan oleh Dandim 0821 Lumajang, Letkol Inf, Ahmad Fauzi. Sebab kata dia, apa yang akan disampaikan sudah dipaparkan oleh Wabup dan Kapolres Lumajang.
Dirinya hanya menambahkan,kerawanan yang bisa mengganggu jalanya pelaksanan pilkades harus bisa terselesaikan sebelum pelaksanaan pilkade. Karena, deteksi secara dini itu perlu. “Saya juga bersyukur juga kepada Bapak Kapolres Lumajang, yang sudah membentuk tim kusus anti judi dalam pelaksanaan pilkades. Mari kita bekerja sama-sama dalam menjaga keamanan diwilayah Kabupaten Lumajang agar bisa menjadi Kabupaten yang hebat dan martabat,” tutupnya.
Acara pagi itu dihadiri sekitar 100 undangan yang terdiri dari Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Dandim 0821 Lumajang, Letkol Inf. Ahmad Fauzi , Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar, Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten. Lumajang,Ir. Imam Suryadi, Plt Kasatpol PP Kabupaten Lumajang, Erik Kurniawan Satrio Andy Putra serta Forkopimca se Kabupten Lumajang.”jelasnya.laporan reporter(Hardy/Gus)
