CB, (Prd/Cen) Nabire – Telah dilaksanakan Dialog Suara Kebangsaan dalam acara Gelar Budaya di ruang penyiaran RRI Nabire Jl. Merdeka Kab. Nabire mengambil Thema “Menanamkan Rasa Cinta Kebangsaan Di Kalangan Generasi Muda“ dengan Narasumber Plh Kasdim 1705/Paniai Mayor Kav Syahrul Hidayat, S.Ag., dan Ketua KNPI Kab. Nabire Pada Norbertus Motten, sebagai moderatornya adalah Amir Kadam dari RRI, Kamis (31/8/2017).
Dialog diawali oleh penyampaian dari Ketua KNPI Kab. Nabire Pada Norbertus Motte yang menyatakan bahwa, dalam 72 tahun kemerdekaan Indonesia ini sudah terbukti banyaknya pembangunan-pembangunan yang dilakukan oleh para pemuda Indonesia dengan banyaknya kemajuan yang telah kita capai dan bisa dinikmati sampai sekarang.
Menanamkan rasa cinta kebangsaan di kalangan generasi muda sangat penting dilakukan karena untuk menghadapi arus era globalisasi yang saat ini sangat deras masuk ke Indonesia khususnya generasi muda dan juga untuk menangkal faham Radikal yang merusak generasi kita.
Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Kodim 1705/Paniai yang mempunyai program untuk mengajarkan wawasan kebangsaan kepada sekolah-sekolah yang ada di Kab. Nabire, sehingga generasi muda kita tidak akan mengalami lagi kesalahan dengan gagal faham arti wawasan kebangsaan.
PLH Kasdim 1705/Paniai Mayor Kav Sahrul Hidayat, S.Ag., menyampaikan bahwa TNI mempunyai tugas pokok yang diantaranya untuk menegakkan kedaulatan NKRI, salah satu yang diwujudkan oleh Kodim 1705/Paniai sebagai Satuan Teritorial yaitu melalui sosialiasi maupun ceramah-ceramah kepada seluruh komponen masyarakat agar mereka memiliki rasa bela negara yang tinggi.
Kodim 1705/Paniai akan terus mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan yang merupakan penegak keutuhan NKRI dan itu semua bukan hanya tanggung jawab TNI melainkan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga keutuhan NKRI.
“Kita akan lebih aktif untuk mensosialisasikan tentang wawasan kebangsaan ini dalam bentuk ceramah, permainan dan lainya. Kita mempunyai target harus bisa memberikan wawasan kebangsaan kepada 2 juta penduduk NKRI mulai dari Juni 2017 sampai dengan Desember 2017”, ungkap Kasdim. (Ertin Primawati)
