CB, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifudin menggelar rapat koordinasi penurunan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sidoarjo bersama 18 Kecamatan. Rapat yang digelar di ruang rapat Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo pada Kamis, (14/12) ini turut hadir Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo H. Usman, serta 18 kepala camat yang diundang.
Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifudin mengatakan, tingkat pengangguran terbuka di Sidoarjo menurun. Menurut data yang ada di Kabupaten Sidoarjo sebesar 4,9%. Oleh itu, upaya menekan tingkat penganghuran terbuka terus dilakukan. Peran camat sangat diharapkan memiliki data pengangguran terbuka diwilayahnya masing-masing.
“Saya mohon agar masalah data berkenaan dengan pengangguran terbuka agar dilaksanakan,” ujarnya
Ia mengatakan, data jumlah pengangguran penting dimiliki. Nantinya, sebagai acuan Pemkab Sidoarjo untuk membuat strategi yang tepat dalam mengatasi angka pengangguran terbuka di Sidoarjo.
“Melalui data tersebut sebagai acuan kita untuk melakukan strategi dalam menekan jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Sidoarjo,” imbuhnya
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo H. Usman Memaparkan, data valid jumlah pengangguran terbuka bisa didapat secara lamgsung dari kelurahan/desa dimasing-masing kecamatan melalui musyawarah desa. Selain itu, para camat bisa menghidupkan kembali program musyawarah desa untuk mendapat data lainnya, seperti data masyarakat miskin
“Kalau musyawarah desa atau musyawarah kelurahan itu tidak dilakukan, maka data apapun yang masuk ke kabupaten, baik itu data pengangguran ataupun data kemiskinan, akan sulit mendapat data valid dari data semuanya itu,” kata Usman
Kemudian, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo M. Husni Thamrin mengatakan, penanganan pengangguran di Kabupaten Sidoarjo diarahkan pada pendidikan vokasi. Seiring persiapan dibukanya Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional di Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, kementrian PAN dan RB mengharapkan pendidikan vokasi digalakkan keberadaannya.(wan)
