CB, Balikpapan – Kapolri Jenderal Pol. H. Muhammad Tito Karnavian melakukan kunjungan ke wilayah Kalimantan Timur, pada Kamis (14/12/2017). Kapolri mengaku giat tersebut merupakan kali pertamanya selama ia menjabat memberikan pengarahan pada jajaran Polda Kalimantan Timur, sekaligus melakukan peninjauan lokasi bakal Mapolda Kaltara di Bulungan.
Jenderal Bintang Empat kelahiran Palembang tersebut kepada awak media usai memberikan pengarahan di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, mengatakan, “Sekitar satu setengah tahun saya tidak ke sini. Itu bukan karena saya tak cinta Kapolda. Tapi saya merasa tertolong karena Kalimantan Timur ini di mata saya sangat aman. Aman kenapa? Itu semua karena leadership Kapoldanya.”
Kapolri menjelaskan, dirinya bukannya tidak memperhatikan Polda Kalimantan Timur, namun dari sudut pandangnya, bilamana suatu daerah sering dikunjungi, itu berarti daerah tersebut rawan. Sebaliknya, jika jarang dikunjungi maka Kapolri anggap bahwa daerah tersebut aman.
Mantan Kepala Densus 88 Antiteteror Mabes Polri itu mengatakan, “Makin banyak saya datang ke daerah, itu berarti daerah tersebut rawan. Makanya saya turun langsung.”
Jenderal berusia 53 tahun itu menilai keamanan Kalimantan Timur dan Kaltara relatif dapat dikendalikan. Begitu pula di dalamnya, seperti ketertiban, masyarakat, potensi konflik, dan lainnya.
Kapolri mengapresiasi kinerja Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Safaruddin.
“Ada memang permasalahan dan laporan masyarakat kepada saya langsung atau tidak langsung. Saya langsung komunikasikan dengan cepat kepada Kapolda, setelah itu masalah selesai,” ucap Kapolri.
Jenderal Bintang Empat lulusan AKABRI tahun 1987 itu menambahkan, “Saya jadi tak perlu turun tangan, karena semuanya berhasil ditangani Kapolda dengan baik.”
Kapolri menilai, bahwa program yang Polda Kalimantan Timur termasuk satwil yang mengumpulkan banyak prestasi. Mulai dari pengelolaan keuangan, pelayanan SIM, hingga inovasi aplikasi online yang dibuat Polda Kalimantan Timur. (Febe)
