Ny. Iir Wuryanto Dikukuhkan Sebagai Ibu Raksakarini Srisena IV/Diponegoro

CB – Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-56 Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) di wilayah Kodam IV/Diponegoro, Ny. Iir Wuryanto dikukuhkan sebagai Ibu Raksakarini Srisena IV/Diponegoro oleh Perwira Koordinator (Pakor) Kowad Letkol Caj Nining Rusnianingsih di Balai Diponegoro, Jum’at (22/12/2017).

Dalam sambutannya, Pakor Kowad menjelaskan, Raksakarini memiliki arti mengasuh, mengayomi, membina. Sedangkan Sri berarti wanita dan Sena berarti Prajurit. Sehingga dengan dikukuhkannya Ny. Iir Wuryanto sebagai Ibu Raksakarini Srisena maka Ny. Iir Wuryanto secara langsung akan menjadi Ibu yang akan mengasuh, mengayomi dan membina para prajurit wanita di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Lebih lanjut Pakor Kowad menyampaiakan, Kowad di wilayah Kodam IV/Diponegoro berjumlah 351 orang yang terbagi menjadi 6 subkor yakni, subkor Semarang 134 orang, Purwokerto 15 orang, Yogyakarta 30 orang, Salatiga 29 orang, Solo 43 orang dan Subkor Magelang 101 orang.

Disampaikan pula, bahwa dalam menyambut HUT ke-56, Kowad telah menyelenggarakan kegiatan olah raga bersama, lomba MC dan Volley, anjang sana, ziarah dan donor darah.

Sementara itu, Ibu Raksakarini Srisena meyampaikan, peran utama ibu asuh Kowad adalah memotivasi dan memberikan semangat, agar Kowad tetap tegar dalam menghadapi setiap tugas yang dibebankan diatas pundaknya, tetap rajin belajar dan berlatih agar terwujud prajurit yang handal sesuai dengan kodratnya dengan dilandasi iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu juga memiliki kepribadian yang kuat, disiplin dan terampil dalam setiap penugasan serta selalu rela berkorban kepada bangsa dan negara.

Untuk itu Ny. Iir Wuryanto berharap anggota kowad harus loyal dan mumpuni dan berpendidikan baik militer maupun diluar militer agar mampu berkopentensi sesuai bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kepada Kowad yang sudah berkeluarga berharap mampu berperan dengan baik sebagai ibu rumah tangga, karena keluarga yang haromonis merupakan sendi dan pilar bagi tegak kokohnya bangunan masyarakat. Kepada yang belum berkeluarga peran kehidupan keluarga harus menjadi bekal agar kelak mampu menjadi pendamping suami yang setia, cakap dan dapat dibanggakan.

Lebih lanjut dijelaskan, peran sebagai ibu rumah tangga terkait erat dengan tugas sebagai pendidik bagi anak-anak agar menjadi generasi penerus yang berkualitas, berkepribadian luhur, beriman dan bertaqwa serta mandiri. Sebagai orang tua dalam kehidupan saat ini harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas agar mampu membimbing putra putri sesuai perkembangan jaman tanpa harus menjauhi peran sebagai insan umat beragama.

Peran Kowad sebagai warga masyarakat harus lebih peduli dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mampu menjadi pelopor dalam kehidupan bermasyarakat.

“Segala tingkah laku dan perbuatan Kowad akan menjadi perhartian seluruh masyarakat, oleh karena itu berperilakulah sesuai norma dan etika demi menjaga citra dirinya. Jauhi sikap sombong dan takabur serta sikap-sikap tercela”

Mengahiri sambutannya, Ibu Raksakarini Srisesna berpesan agar anggota Kowad memantapkan landasan moral dan mental dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jaga kehormatan satuan serta citra wanita Indonesia sesuai kode etik Kowad Sat Satya Srisena, junjung tingi nilai sopan santun dan norma agama. Senantiasa memicu diri untuk meraih prestasi dengan semangat dilandasi kejujuran. Kembangkan sikap kemandirian dan profesional. Jadilah panutan di segala bidang bagi masyarakat dengan tidak melupakan semboyan meskipun prajurit tetap wanita dan meskipun wanita tetap prajurit.

Acara dihadiri oleh Kasdam IV/Diponegoro, para pejabat Kodam IV/Diponegoro, para Pengurus Persit KCK PD IV/Diponegoro dan anggota Kowad di Wilayah Kodam IV/Diponegoro. (Ertin Primawati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *