CB, DONGGALA – Desa Sipi kec Sirenja kab Donggala, memiliki jumlah penduduk 1000 jiwa. Terdapat lima dusun, masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani dan sebagian bekerja di pemerintahan. Desa tersebut juga memiliki potensi perkebunan yang luas dengan areal persawahan yang cukup memadai untuk menghidupi masyarakatnya. Namun luasnya lahan pertanian dan persawahan, tidak sesuai dengan kehidupan masyarakatnya.
Hal itu terlihat dari kesedihan kepala Desa Sipi, TASDIN D. H .MOH SALEH saat melepas 40 orang warganya pergi mencari nafka di kampung orang . Perlu diketahui sejak tahun 2016-sampai 2018 ini masyarakat Desa Sipi telah merasakan kurangnya lapangan pekerjaan. Lantaran akibat akses jalan menuju perkebunan terputus, sehingga penghasilan petani dari warga Desa Sepi , terbengkalai banyak yang mati, khusuusnya di dusun 5 pura yang berjumlah 40 orang.
Akhirnya warganya meminta solusi kepada kepala desa, agar mereka bisa bekerja ke luar daerah. Namun Kades Sipi TASDIN D H.MOH. SALEH , saat ditemui warganya tidak bisa berbuat apa -apa. Selaku kepala desa tidak memiliki kekuatan menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga dengan rasa sedih pemerintah Desa Sipi mengizinkan masyaraktnya untuk bekerja ke luar daerah, demi untuk penyambung hidup warganya itu.
Kades Sipi, ditemui media koran cahaya baru, menyampaikan, nantinya kami memiliki harapan pemerintah Desa Sipi, agar kiranya pemerintah kedepan bisa memperhatikan masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan , dan agar di ciptakan lapangan pekerjaan, sehingga mereke bisa merasakan kemerdekaan. (Faisal/Wardin)
